Kencan Dengan Tuhan
Jumat, 29 Maret 2019
Bacaan: Amsal 12:1 "Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan; tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu."
Renungan:
John Hagee, penulis buku The Seven Secrets berkata, "Kritik seorang sahabat lebih sulit diterima daripada kritik musuh kita. Jika musuh mengkritik kita, maka kita dapat mengabaikannya. Namun jika kritik itu datang dari seorang sahabat maka kritik itu akan terus menerus datang sampai masalah itu selesai." Bagaimana sikap kita ketika menerima kritik yang menurut kita mengganggu atau melukai harga diri yang selama ini kita jaga dengan baik? Apakah kita akan mengeraskan hati, padahal bel di hati nurani kita menyatakan bahwa kritik itu benar? Apakah kita akan bertindak angkuh dan tidak mau mengakui kelemahan kita?
Yakobus menasihatkan kita untuk menanggapi segala keadaan dengan hikmat. Dengan hikmat kita bisa membedakan apakah kritik itu dilemparkan dengan tujuan membangun atau menjatuhkan. Jika kita kekurangan hikmat, kita bisa memintakannya kepada Allah, "Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah." (Yak 1:5a)
Jadi, bukalah telinga kita lebar-lebar untuk mendengar kritik yang positif. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, tambahkanlah kerendahan hati dalam diriku, agar apapun yang orang lain katakan tentang keberadaanku, bahkan hal yang paling menyakitkan sekalipun, aku dapat dengan sukacita menerimanya. Aku tahu, terkadang Engkau sendirilah yang menegurku melalui perkataan orang lain. Yesus, lepaskanlah roh ketersinggungan dalam diriku dan ajarilah aku untuk mau dibentuk melalui kritikan orang lain. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar