Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 21 Maret 2019
Bacaan: Kolose 3:13 "Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian."
Renungan:
Sepasang suami istri yang saling mencintai, setelah menikah selama sebulan sepakat untuk membahas mengenai kekurangan mereka masing-masing dan mengubahnya agar hidup pernikahan mereka lebih bahagia. Mereka mulai memikirkan hal-hal dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangan mencatat hal-hal yang kurang baik.
Malam itu mereka sepakat pisah kamar dan mencatat apa yang terlintas dalam pikiran mereka masing-masing tentang kekurangan pasangannya. Pagi harinya saat sarapan, sang istri memulai duluan untuk membacakan kekurangan dari suaminya. Banyak sekali yang ditulisnya, sekitar 3 halaman. Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak disukai dari suaminya, ia memerhatikan air mata suaminya mulai mengalir. "Maaf, apakah aku harus berhenti?" tanya sang istri. "Oh tidak. Lanjutkan saja," jawab suaminya. Lalu sang istri melanjutkan membacanya. Setelah selesai ia meminta suaminya untuk membaca apa yang ditulis suaminya tersebut tentang kekurangan dirinya sebagai seorang istri. Dengan perlahan suaminya berkata, "Aku tidak mencatat sesuatupun di kertasku. Aku berpikir bahwa engkau sudah sempurna dan aku tidak ingin mengubahmu. Engkau adalah dirimu sendiri. Engkau cantik dan baik bagiku. Tidak satupun dari pribadimu yang kudapatkan kurang." Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati suaminya. Bahwa suaminya menerimanya apa adanya. Ia menunduk dan menangis.
Dalam hidup ini, seringkali kita merasa dikecewakan, depresi dan sakit hati. Sesungguhnya tak perlu menghabiskan waktu memikirkan hal-hal tersebut. Hidup ini penuh dengan keindahan, sukacita dan pengharapan. Mengapa harus menghabiskan waktu memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan dan menyakitkan jika kita bisa menemukan banyak hal yang indah di sekeliling kita? Kita akan menjadi orang yang berbahagia jika kita mampu melihat dan bersyukur untuk hal-hal baik dan mencoba melupakan yang buruk. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, terima kasih atas pasangan hidupku, anak-anak dan orang tua yang Kau berikan padaku. Kalau ada hal yang tidak baik yang tidak bisa aku ubah dalam diri mereka, bantulah aku agar aku dapat lebih dahulu berubah, sehingga semuanya akan menjadi lebih indah pada akhirnya. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar