Kencan Dengan Tuhan
Minggu, 24 Maret 2019
Bacaan: 2 Tawarikh 16:9a "Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia."
Renungan:
Menjelang saya wisuda sarjana, orang tua saya tidak mempunyai uang untuk membayar biaya wisuda. Mama saya berkata, "Bolehkan sarjana tanpa wisuda." Saya hanya menggangguk saja. Kemudian saya masuk kamar dan mulai berdoa kepada Tuhan mengucap syukur atas penyertaan Tuhan dari mulai kuliah sampai selesai. Lalu saya mengungkapkan keinginan untuk wisuda kepada Tuhan tetapi tidak ada biaya. Selesai saya berdoa, adik saya yang sekolah sore, saat itu baru pulang sekolah mengatakan bahwa tadi ada seseorang telepon saya dan saya diminta untuk menghubungi kembali. Saat saya telepon ternyata itu adalah guru saya saat saya sekolah. Beliau meminta saya besok untuk mendampingi retret anak-anak SMK. Karena saya sudah tidak ada jadwal kuliah saya menyanggupi. Setelah selesai mendampingi retret saya pulang membawa amplop tanda terima kasih. Saya membukanya ketika sampai rumah setelah saya berdoa dahulu mengucap syukur. Saat saya buka, jumlahnya sesuai untuk saya membayar wisuda. Saya pun bilang ke mama sayan, "Ma, saya bisa wisuda." Mama saya pun tersenyum penuh keharuan.
Saat Yesus masuk ke kota Yerikho, ada seorang pengemis buta bernama Bartimeus yang berteriak-teriak memanggil Yesus. Kota Yerikho saat itu sangatlah ramai. Tetapi Yesus sanggup mendengar dan membedakan jeritan Bartimeus yang memohon belas kasihanNya di tengah suara-suara yang riuh saat itu. Penting kita mengingat hal ini, bahwa Yesus akan selalu mendengar jeritan kita dan tetap mempedulikan kita sekalipun situasi di sekeliling kita sepertinya sangat sulit. Jeritan kita dalam doa akan membuat Ia menghentikan langkahNya dan kemudian mencari sumber jeritan itu. Yesus tidak pernah terlalu sibuk sehingga ia mengabaikan orang-orang yang berseru kepadaNya.
Dipandang dari seluruh penduduk bumi yang berjumlah sekitar 6 miliar lebih, kita mungkin berpikir bahwa kita bukanlah siapa-siapa. Namun ingat, kita begitu penting di mata Tuhan. Jeritan kita kepada Yesus akan membuatNya berhenti dan menolong kita, sebagaimana Ia berhenti dan menolong Bartimeus. Sesungguhnya saat ini mata Tuhan sedang menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatanNya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, aku bersyukur karena memiliki Engkau Yesus yang selalu peduli kepada jeritan anak-anakMu. Saat ini aku mohon pertolonganMu untuk membantu aku menyelesaikan satu masalahku yaitu .... Aku percaya masalahku akan terselesaikan dalam waktu dekat ini karena pertolonganMu. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar