Renungan Katolik Bahasa Kasih
Kamis, 14 Maret 2019
Est 4:10-12, 17-19
Mzm 138:1-3,7-8
Mat 7:7-12
MINTA BUKAN MEMAKSA
Mintalah, maka kamu akan diberi; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Mat 7:7
Beberapa tahun lalu, ketika usia saya sudah melebihi kepala empat, saya berdoa secara khusus kepada Tuhan memohon diberikan pekerjaan baru yang memungkinkan saya melakukan pelayanan. Setelah berdoa Novena dua kali, Tuhan mengabulkan doa saya.
Tetapi saya juga teringat kejadian sebelas tahun lalu ketika adik saya mengalami sakit parah. Saat itu adik saya sudah menjadi _single parent_ karena pasangannya sudah meninggal. Saya berdoa Novena berulang-ulang selama sebulan. Saya sungguh-sungguh memohon Tuhan untuk mengabulkan doa saya. Namun, adik saya akhirnya meninggal. Saya sudah meminta, sudah berdoa, mengapa tidak dikabulkan?
Mungkin saya belum mengerti mengapa Tuhan tidak mengabulkan doa saya, sehingga kedua keponakan saya menjadi yatim piatu. Sayapun harus mengambil alih tanggung jawab sebagai orang tua dan membawa mereka tinggal bersama saya. Sebagai _single,_ saya tentu tidak mempunyai pengalaman yang cukup, sehingga saya kembali harus berdoa dan meminta rahmat untuk mampu melakukan peran tersebut. Saya percaya, Tuhan tahu memberi yang terbaik kepada semua anak-Nya. (Yo)
Apakah saya sering memaksa Tuhan mengabulkan keinginan saya?
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar