Senin, 25 Maret 2019

Renungan Katolik Bahasa Kasih
Selasa, 26 Maret 2019

Dan 3:25,34-43
Mzm 25:4-9
Mat 18:21-35

TANPA BELAS KASIH, WALAUPUN SUDAH DIAMPUNI

Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya. Mat 18:27-28

Pernahkah Anda berhutang karena kebutuhan yang mendesak?

Seorang teman mengalami kecelakaan yang tidak terduga. Bisnis yang dirintisnya sejak ia mengundurkan diri dari perusahaan tempatnya bekerja dulu juga mengalami kemunduran. Karir di perusahaan bergengsi ditinggalkan demi usaha yang ia perhitungkan dapat menopang hidup keluarganya. Namun, kenyataannya jauh dari apa yang diharapkan dan didoakan. Mungkin saja, kecelakaan yang dialaminya siang itu akibat dari banyaknya pikiran atas kesulitan yang sedang dialaminya. Piutangnya menumpuk karena banyak pelanggan yang menunggak dan kesulitan membayar.

Kecelakaan itu hampir merenggut nyawanya. Ia harus merelakan salah satu organnya diangkat karena telah rusak dan tidak dapat dipertahankan. Ia dan keluarganya tidak siap menghadapi situasi itu. Biaya pengobatan terus membengkak pasca tindakan penanganan. Ia tidak sanggup membayar tagihan ketika akan keluar dari rumah sakit.

Keluarga besarnya juga tidak dapat banyak membantu, karena juga sedang mengalami krisis keuangan. Namun Tuhan bekerja lewat seorang teman lama yang kebetulan datang menjenguknya untuk melunasi semua pembayaran rumah sakit dan tidak menuntut untuk mengembalikan dengan segera.

Sekeluarnya dari rumah sakit, Ia mencoba untuk menjalankan kembali bisnisnya. Dalam usaha menagih piutangnya, Ia mengingat bacaan hari ini. Dalam kegalauannya, ia berdoa kepada Tuhan untuk memohon petunjuk dan merelakan sebagian piutangnya yang tidak terbayar. (Md)

Dapatkah saya mengikhlaskan apa yang harus saya lepaskan?

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar