Minggu, 24 Maret 2019

Renungan Katolik Bahasa Kasih
Senin, 25 Maret 2019

*Hari Raya Kabar Sukacita*

Yes 7:10-14; 8:10
Mzm 40:7-11
Ibr 10:4-10
Luk 1:26-38

*LET IT BE*

_Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.  -- Luk 1:38a_

Kita pasti akan merasa senang dan bahagia ketika mendapatkan apa yang kita harapkan. Pertanyaan, pernahkah kita merasa bahagia karena mengenal Tuhan dan menjadi murid-Nya?

Injil hari ini mengingatkan saya untuk selalu bersyukur dan berterima kasih atas keberadaan-Nya dalam hidup saya. Keberadaan-Nya merupakan suatu kabar sukacita yang luar biasa. Melalui perantaraan Bunda Maria dan penyertaan Roh Kudus, Bapa memberikan kepada kita Putra Tunggal-Nya untuk menebus dosa kita. Karena penyerahan diri Bunda Maria kepada kehendak Bapa, penyelamatan ini terjadi.

Saya sangat mengagumi pribadi Bunda Maria. Ia merupakan perantara karya penyelamatan Allah bagi kita semua. Dengan kesederhanaan, ketulusan, dan ketaatannya, ia rela memberikan diri agar Allah berkarya. Pribadinya secara tidak langsung menegur saya, sudahkah keberadaan saya menjadi pembawa kabar sukacita bagi sesama? Apakah saya juga ingin orang lain merasakan kebahagiaan bersama kasih-Nya seperti yang telah saya alami?

Doa yang selalu saya panjatkan memohon agar Bapa mengajar saya untuk dapat meneladani pribadi Bunda Maria, yang mau membuka diri dan membiarkan-Nya berkarya dalam diri saya. Sama seperti Maria yang mengatakan _"Ini aku hamba-Mu, terjadilah padaku menurut kehendak-Mu."_

Biarlah melalui keberadaan kita, kabar sukacita boleh terus digaungkan sehingga semakin banyak orang mengenal-Nya dan merasakan kebahagiaan. (Cr)

Sudahkah saya memberi diri menjadi pembawa Kabar Sukacita pada sesama?

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar