Selasa, 30 April 2019

Rabu, 1 Mei 2019
Pekan II Paskah, St. Yusuf Pekerja
   
Kis 5:17-26; Mzm 34:2-3.4-5.6-7.8-9; Yoh 3:16-21

“Begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya."

Tanggal 1 Mei adalah Hari Buruh. Dan sejak tahun 1955, Paus Pius XII mengajak kita semua untuk memberi isi rohani pada Hari Buruh ini dengan menjadikannya sebagai peringatan fakultatif St. Yusup Pekerja. Kita tahu, bahwa St. Yusup adalah tukang kayu dan Yesus pun dikenal sebagai anak tukang kayu (Mat 13,55). Injil hari ini, yang diambil dari hari Rabu Pekan II Paskah, melanjutkan wejangan Yesus kepada Nikodemus. Kali ini berbicara tentang betapa besarnya kasih Allah kepada kita sampai Ia menganugerahkan Anak-Nya yang Tunggal untuk menyelamatkan kita. Kalau dikaitkan dengan St. Yusuf, kita semua tahu bahwa Yusuf, yang adalah seorang pekerja tukang kayu, dipilih Allah untuk menjadi suami Maria dan bapa bagi Yesus. Meskipun Yesus yang dikansung oleh Maria merupakan Anak Allah dan berasal dari Roh Kudus, namun Yusuf sebagai suami Maria dan kepala keluarga Nasareth, tentunya mempunyai peran yang besar dalam mewujudkan kehadiran Yesus sebagai Sang Juru Selamat. Melalui perannya sebagai seorang suami dan bapak, ia berpartisipasi dalam membentuk keluarga kudus Nazaret, di mana Yesus, Sang Penyelamat, dilahirkan, tumbuh dan berkembang. Melalui pekerjaannya sebagai tukang kayu, ia memberi nafkah kepada keluarganya (Maria dan Yesus). Oleh karena itu, melalui peringatan ini, kita diajak untuk memaknai setiap pekerjaan kita sebagai partisipasi dalam karya penciptaan, pemeliharaan dan penyelamatan Allah bagi dunia dan segala isinya. Pada bulan Mei ini, kita tentu berdevosi secara khusus kepada Bunda Maria karena bulan Mei memang merupakan bulan Maria, namun sebaiknya kita tidak melupakan St. Yusup, suaminya. 

--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar