Rabu, 3 April 2019
*MENURUTI KEHENDAK BAPA*
*BACAAN*
*Yes 49:8-15* – “Aku telah membentuk dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia untuk membangun bumi kembali”
*Yoh 5:17-30* – “Seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati, dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan siapa saja yang dikehendaki-Nya”
*RENUNGAN*
1.Dari bacaan Injil hari ini, relasi antara Kristus dan Bapa-Nya berupa cinta total. Relasi tersebut tidak akan rusak karena pengalaman keluarga modern yang sering berantakan. Cinta Anak terhadap Bapa yang begitu kuat dan hebat merupakan jalan bagi kita untuk mengikutinya. Oleh Roh Kudus kita diberi rahmat kesalehan. Kesalehan memberi kemampuan untuk mempertimbangkan Allah sebagai Bapa dan semua orang sebagai saudara. Hati yang mengampuni, yang mampu mengatasi kebencian, merupakan salah satu buah dari rahmat kesalehan.
2.Yesus berkata: “Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kubur akan mendengar suara Anak, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.” Dari kata-kata Yesus tersebut, kita tidak perlu membuang-buang waktu dengan membenci saudara-saudara kita. Hanya Allah yang bisa mengadili. Kita tidak berhak mengadili orang lain. Kita harus memperlakukan setiap orang dengan sikap hormat dan cinta. Inilah cara terbaik untuk mengembangkan rahmat kesalehan.
3.Yesus berkata: “Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.” Percaya atau tidak, rendah hati merupakan satu-satunya yang dapat mengarahkan kita kepada hidup berdampingan dengan semua orang.
🇮🇩MS,www.berkat.id🇮🇩
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar