Rabu, 03 April 2019

#renungan

*BAPA MENGUTUS DAN MENYERTAI*

Kamis 04 Apr 2019

_`Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. [`.]` (Yoh 5:37)_


Bapa menghendaki semua orang menghormati, percaya, dan datang kepada Putra-Nya sehingga memperoleh hidup (bdk. Yoh 5:23.40), masuk dalam persatuan cinta dengan-Nya, dan menjadi anak-anak-Nya. Bapalah yang mengutus Yesus dan, seperti dikatakan Yesus, Bapa bersaksi tentang Yesus, `Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku` (Yoh 5:37).

Bagaimana cara Bapa memberi kesaksian tentang Yesus, sementara Bapa tidak `kasad mata`, suara-Nya tidak pernah kita dengar dan rupa-Nya tidak pernah kita lihat (bdk. Yoh 5:37c)? Bapa memberi kesaksian tentang Yesus melalui karya-karya Yesus. Sabda Yesus, `Aku mempunyai suatu kesaksian ..., yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku` (Yoh 5:36). Dalam pekerjaan Yesus ada kesaksian dari Bapa, a.l. berupa ke-mahakuasa-an-Nya. Nikodemus, seorang Parisi dan pemimpin agama Yahudi, berkata, `Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorang pun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya` (Yoh 3:2). Jadi, karena menyaksikan/ mendengar tentang mujizat-mujizat Yesus, ia percaya bahwa Yesus diutus dan disertai Allah. Jika Bapa mengutus, Ia juga menyertai, begitu pun saat Ia mengutus kita. Percayakah kita akan penyertaan-Nya?

*_Sr. M. Andrea, P.Karm_*

Kamis 04 Apr 2019
Pfak S. Isidorus, UskPujG
Kel 32:7-14; Mzm 106:19-23; Yoh 5:31-47

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar