Kamis, 18 April 2019

Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Jumat,_ *19 April 2019*

*Hari Jumat Agung - Puasa dan Pantang*

Yes 52:13 - 53:12
Mzm 31:2,6,12-13,15-17,25
Ibr 4:14-16; 5:7-9
Yoh 18:1 - 19:42

*YESUS WAFAT DI SALIB*

_Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.  -- Yoh 19:30_

Tahun lalu, saya mengajak anak-anak untuk mengikuti drama Jalan Salib. Anak-anak sangat antusias menyaksikan drama tersebut.

Sampai pada peristiwa ke-12 dimana Yesus wafat di salib, tiba-tiba anak sulung saya menangis. Sambil menangis Ia berkata, _"Yesusnya mati ..... Yesusnya mati .... orang jahat yang buat Yesus mati.'_ Saya yang berada di sampingnya kaget melihat reaksinya. Saya berusaha untuk menenangkan dan memberikan pengertian kepadanya.

Pulang dari gereja, ia masih bertanya mengapa Yesus harus mati. Padahal Yesus tidak bersalah. Saya memberikan pengertian kepadanya bahwa Yesus mati untuk menebus dosa-dosa kita. Yesus menanggung semua dosa yang sudah kita lakukan. Karena Yesus mengasihi semua manusia, maka Ia rela menyerahkan diri-Nya supaya kita orang berdosa ini dibebaskan dan dimenangkan.

Saya merenungkan hal ini, apakah kita menyadari bahwa Yesus memberikan nyawa-Nya demi menebus dosa kita? *Setelah ditebus apa yang harus kita lakukan? Apakah kita masih tetap hidup dengan penuh dosa dan perbuat sesuka kita? Atau kita hidup lebih baik dan tidak berbuat dosa lagi?* (Dn)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar