Rabu, 10 April 2019

Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Kamis,_ *11 April 2019*

Kej 17:3-9
Mzm 105:4-9
Yoh 8:51-59

*MISTERI ILLAHI*

_Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.  -- Yoh 8:58_

Orang Yahudi menganggap Yesus orang aneh, karena Ia mengatakan diri-Nya lebih besar dari Abraham, bahkan mengatakan kalau Ia telah ada sebelum Abraham ada. Secara nalar manusia, mungkin saya juga akan seperti orang Yahudi jika mengalami hal yang sama, karena ketidakmampuan memahami misteri perkataan Yesus.

Contoh paling jelas bagi saya adalah ketika saya mempertanyakan mengapa Allah harus menjadi manusia dan menerima hinaan serta siksaan di kayu salib untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Bukankah Allah bisa melakukan semua hal dengan mudah karena Ia Maha Kuasa?

Ketika saya belum menerima pembaharuan cara pandang terhadap Tuhan, kotbah tentang surga terdengar tidak masuk akal. Bagi saya saat itu, hidup itu dijalani saja, yang penting tidak merugikan orang lain.  Namun ketika saya mulai menerima pengajaran-pengajaran, pandang saya menjadi berubah. Saya merasakan kehausan besar akan hadirat Tuhan, dan pada akhirnya saya sadar inilah yang Ia kehendaki agar saya membawa-Nya dalam setiap yang saya kerjakan.

Saya bersyukur atas rahmat-Nya sehingga mampu merasakan kebesaran-Nya. Apapun yang sedang saya alami, saya berusaha masuk ke hadirat-Nya, menyelami kebaikan dan kasih-Nya. Saya meyakini, tidak ada satupun yang terjadi merupakan keburukan. Sekalipun secara pikiran terlihat buruk, tetapi saya percaya kasih dan rancangan baik-Nya ada di dalamnya. (In)

_Bapa di surga, mampukan saya untuk menyadari misteri kehadiran-Mu dan melakukan apa yang Yesus ajarkan._

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar