Selasa, 30 April 2019

#renungan

*KEBAIKAN ALLAH*

Rabu 01 Mei 2019

_`Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal` (Yoh 3:16)_

Allah itu baik. Dia mengutus Yesus, Putera-Nya, untuk datang dan tinggal bersama kita. Dia juga menganugerahkan Putra-Nya menjadi tebusan bagi dosa-dosa kita. Apa yang kurang dari kebaikan Allah dalam hidup kita? Tidak ada, bukan?

Namun, kebaikan Allah kadang-kadang kita pertanyakan kalau doa-doa kita tidak dikabulkan-Nya. Apakah benar Allah yang salah dalam situasi hidup kita ini? Atau, jangan-jangan kita tidak sepenuhnya percaya kepada-Nya? Atau, kita sebenarnya masih hidup jauh dari Tuhan? Kita lebih menuruti keinginan-keinginan kita sendiri daripada hidup sesuai dengan segala perintah Tuhan?

Karena kita ini kepunyaan Allah, seharusnya kita hidup sesuai dengan kehendak Allah sendiri. Sayangnya, tidak jarang kita justru tidak memedulikan kehadiran Allah dalam hidup kita dan kita menjalani kehidupan ini sesuai dengan keinginan kita sendiri, bahkan kita hidup jauh dari Allah. Kita tinggalkan Allah demi keinginan kita yang lebih kuat.

Berhadapan dengan kasih dan kebaikan Allah yang demikian besar, apa jawaban, balasan, dan terimakasih kita? Mari dengan penuh syukur kita hidup dalam terang-Nya dan berusaha menyenangkan-Nya!

Ya Allahku, terimakasih karena aku boleh menjadi anak-Mu. Berkatilah hidupku agar aku selalu sepenuhnya setia kepada-Mu, melakukan kehendak-Mu, dan menyadari kehadiran-Mu setiap saat.

*_Fr. Paschalis, CSE_*

Rabu 01 Mei 2019
Pfak S. Yusuf Pekerja
Kis 5:17-26 . Mzm 34:2-9 . Yoh 3:16-21

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar