Minggu, 07 April 2019

#renungan

*MENJADI GEMBALA*

Senin 08 Apr 2019

_`Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku` (Mzm 23:1)_


Kristus Tuhan adalah gembala dan kita adalah domba penggembalaan-Nya. Sebagai gembala, Ia menjadi penunjuk jalan ke arah kebaikan. Ia mendampingi dan melindungi kita dari segala bahaya. Ia pun tidak mementingkan diri sendiri dan penuh belas kasih.

Dalam pimpinan-Nya, Ia memberikan ketenangan, kesegaran hidup, kedamaian, dan kegembiraan. Hati-Nya selalu terarah kepada domba-domba-Nya. Para domba pun tidak pernah kekurangan sesuatu pun karena tanpa diminta, Sang Gembala selalu peka dan mencukupi kebutuhan mereka. Ia rendah hati, sederhana, tulus, dan setia.

Yesus tidak hanya tampil sebagai gembala sendirian, tetapi Ia pun memilih gembala-gembala bagi umat-Nya di dunia, untuk membawa umat mengikuti jejak-Nya. Para gembala dipilih dan diutus-Nya tidak untuk hidup nyaman sendiri, tetapi untuk menuntun umat-Nya menuju kehidupan kekal dan bersatu dengan-Nya, Sang Gembala Agung. Sungguh bukan tugas yang ringan untuk bersabar hati dan mencari domba-domba yang nakal dan suka berjalan semaunya sendiri. Akan tetapi, melalui itu semua dan berkat perutusan yang mereka terima dari Sang Gembala Agung, mereka akan dikuduskan, berkembang dalam iman dan kasih, sehingga semakin menyerupai Sang Gembala Agung.

Di sisi lain, Yesus juga mengajak umat untuk menghormati dan menaati para gembala mereka serta menerima keterbatasan mereka juga. Jadi, ada satu kesatuan dalam kasih yang saling mendukung.

*_Sr. M. Jeanne, P.Karm_*

Senin 08 Apr 2019
Dan 13:1-9.15-17.19-30.33-62 (Dan 13:41c-62); Mzm 23:1-6; Yoh 8:1-11

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar