Senin, 08 April 2019

Selasa, 9 April 2019
Pekan V Prapaskah

Bilangan 21:4-9
Mzm 102:2-3.16-18.19-21
Yohanes 8:21-30

"Ia yang telah mengutus Aku, menyertai Aku! Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.”

Kesetiaan dalam menjalankan perutusan, tidak jarang membawa kita untuk masuk ke wilayah yang penu resiko. Tak terkecuali, hal ini pun terjadi pada Yesus sebagai utusan Bapa untuk menyelamatkan manusia. Ia harus menderita sengsara dan wafat dengan cara disalib. Kendati secara manusiawi, Ia juga merasa gentar dan takut (Mat 26,37-39), namun Ia menghadapi derita dan wafat-Nya dengan penuh keberanian. Ia begitu yakin bahwa Bapa yang mengutus-Nya pasti selalu menyertai-Nya. Karena Ia selalu melakukan segala sesuatu yang berkenan kepada Bapa, maka Bapa selalu menyertai dan tidak pernah membiarkan-Nya sendirian (Yoh 8:29). Di Getzemani, ketika Ia mengalami ketakutan,  "seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya." (Lum 33:43).
Dalam kehidupan kita sehari-hari, tugas perutusan kita pun seringkali membawa konsekuensi berupa penderitaan, yang kadang membuat kita juga merasa takut, gentar dan tak berdaya. Atau mungkin yang harus kita hadapi bukanlah masalah atau derita tetapi kita harus melaksanakan tugas baru atau berada di tempat yang sama sekali asing. Dalam situasi seperti ini, kita pun seringkali mengalami keraguan, kecemasan dan ketakutan. Hari ini, Yesus memberikan inspirasi dan teladan keberanian atas dasar keyakinan akan penyertaan Allah. Sebagaimana Bapa mengutus malaikat-Nya untuk Yesus, Dia pun juga selalu mengutus malaikat pelindung untuk kita masing-masing. 

--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar