Selasa, 09 April 2019

*SIRAMAN ROHANI*                                                                                                                    Rabu, 10 April 2019                                                                                                                                        RP Fredy Jehadin, SVD

*Tema: Apakah Kita Sungguh Murid Kristus Yang Setia?*                                                Yohanes 8:31 - 42

Saudara-saudari... Pernyataan pembukaan Injil Kristus hari ini sungguh sangat menantang kita. Katanya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran itu dan kebenaran itu akan memerdekaan kamu.”

Marilah kita manfaatkan pernyataan Yesus ini sebagai bahan refleksi diri kita: apakah kita benar-benar murid Yesus Kristus yang sejati? Bagaimana praktek kehidupan iman kita dalam hubungan dengan adat istiadat kita di lingkungan kita? Apakah kita selalu berpegang teguh pada Yesus Kristus sebagai Penebus kita atau kita masih berpegang teguh pada kekuatan-kekuatan lain?
Kalau kita kembali kepada pengalaman hidup Yesus selama hidupnya di dunia ini, Ia juga pernah berhadapan dengan kekuatan Setan. Setan menguasai manusia, Setan merasuki pikiran dan kesehatan manusia. Setan malah menggodai Dia banyak kali. Tetapi Setan selalu takluk pada Yesus, malah meminta Yesus supaya jangan menghancurkan dia. Itu berarti kekuatan Yesus Kristus selalu melampaui kekuatan Setan.
Tetapi betapa sering terjadi dalam masyarakat, kalau seseorang menderita sakit, kita percaya bahwa sakitnya sering dikaitkan dengan kekuatan yang datang dari luar. Sakitnya disebabkan oleh orang lain. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Hal itu terjadi karena ada orang yang bekerja sama dengan kekuatan Setan, menggunakan kekuatan Setan untuk menghancurkan orang lain.
Kita semua percaya, bahwa ada dua kekuatan yang selalu berusaha menguasai kehidupan manusia: kekuatan Allah dan Kekuatan Setan. Kalau kita bandingkan dua kekuatan ini: menurut kepercayaan kita atau menurut bahasa Injil: Kekuatan Allah selalu melampau kekuatan Setan. Setan sendiri - menurut ceritera Injil - memohon pada Yesus supaya jangan membinasakan dia. Itu berarti Setan juga mengakui, bahwa Tuhan adalah mahakuasa!

Pertanyaan kita: mengapa di saat orang sakit karena kerasukan setan atau karena kekuatan lain, masih ada orang beriman yang tetap mencari dukun untuk menyembuhkannya, bukannya memanggil uskup atau pastor atau pendeta mendoakan orang sakit, agar Tuhan yang mahakuasa menjamah orang yang sakit itu? Mengapa kita mengesampingkan Tuhan yang mahakuasa, yang bisa menghardik Setan, tetapi malah tetap lari memanggil dukun, kemudian dukun akan menyuruh keluarga orang sakit membunuh babi atau kambing atau ayam sebagai tebusannya?

Saudara-saudari... Hal itu sering terjadi karena kekurangan iman.  Tuhan yang seharusnya menjadi sumber kekuatan kita, kita ragu. Karena keraguan itu maka mujizat pun tidak terjadi dalam diri orang sakit.

Hari ini Yesus kembali ingatkan kita: kalau kita sungguh muridNya, percayalah padaNya 100%. Kepercayaan kita akan menyelamatkan kita. Orang sakit yang disembuhkan Yesus Kristus dalam ceritera Injil semuanya disembuhkan karena mereka percaya total pada Dia. Sesudah mereka alami kesembuhan, Yesus selalu katakan: imanmu telah menyelamatkan engkau.

Marilah saudara-saudari... Kita baharui iman dan kepercayaan kita pada Tuhan, jadilah murid Kristus yang setia dan percaya 100% pada kekuatan-Nya.

Bersama Bunda Maria kita  berdoa: Tuhan kuatkanlah iman kami dan semoga kami selalu setia pada perintah dan ajaran-Mu apa pun situasi yang sedang kami alami. Amin.

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar