Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 30 Mei 2019
Bacaan: Amsal 18:14 "Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?"
Renungan:
Oscar Leonard Carl Pistorius adalah seorang pelari cepat dari Afrika Selatan. Dia dikenal dengan sebutan 'pelari mata pisau' atau pelari tercepat tanpa kaki. Dia adalah pemenang rekor dunia lari jarak 100, 200, dan 400 meter. Pistorius lahir di Sandton, Johannesburg. Dia lahir dengan kondisi yang sangat memprihatinkan, yaitu tidak memunyai tulang betis di kedua kakinya. Pada umur sebelas bulan kedua kakinya diamputasi. Keadaan yang tidak normal itu memacu Pistorius untuk mencoba hal-hal yang bagi manusia cacat akan sulit dicapai. Pada usia 11 sampai 13 tahun dia sudah bisa bermain rugby, polo air dan tenis. Pada usia 17 tahun dia menekuni olah raga lari cepat. Pada kompetisi terbuka di Pilditch Stadium, dia berlari dengan jarak 100 meter dalam waktu 11, 51 detik. Rekor dunia saat itu adalah 12,2 detik. Pada tanggal 17 Maret 2007 dia mencetak rekor dunia untuk olahraga penyandang cacat nomor 400 meter di Afrika Selatan Kejuaraan Atletik Senior di Durban dengan catatan waktu 46,56 detik.
Jika Pistorius menyerah pada nasib, dunia tidak akan mengenal dia. Perjalanan hidupnya membuktikan bagaimana hidupnya diliputi dengan semangat yang tinggi untuk meraih sukses. Dia tidak menyalahkan diri sendiri, orang tua dan Tuhan.
Setiap kita memunyai kekurangan atau kelemahan. Apapun kelemahan kita, bukan alasan bagi kita untuk mengeluh apalagi patah semangat. Ingat, Tuhan itu adil. Dia pasti memberikan kepada kita kelebihan di sisi yang lain. Kita bisa menjadi orang yang luar biasa jika kita berusaha dengan luar biasa bersama Tuhan yang luar biasa. Tuhan memberkati.
Doa:
Ya Allah Roh Kudus, bimbing aku untuk tetap semangat dan tidak menangisi kelemahanku saat ini. Aku percaya, bersamaMu aku akan meraih kesuksesan. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar