Kencan Dengan Tuhan
Minggu, 12 Mei 2019
Bacaan: 2 Korintus 4:17 "Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami."
Renungan:
Beberapa hari yang lalu ada seorang wanita dewasa yang datang untuk minta didoakan. Setelah ditanya ternyata ia membawa jimat untuk membalas sakit hati kepada saudaranya yang telah membuat mamanya meninggal. Dengan penuh kebencian ia berkata bahwa ia rela bekerja sama dengan iblis asalkan saudaranya itu bisa mati. Dan dia rela masuk neraka asalkan dendamnya bisa terpenuhi. Oleh karena itu dia datangi dukun-dukun yang yang dapat membantunya untuk melampiaskan dendamnya. Hari itu dia diajak temannya untuk didoakan dan kemudian dia lepaskan jimatnya untuk dimusnahkan. Setelah berbincang-bincang cukup lama alkhirnya dia menyadari bahwa ini adalah proses Tuhan membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih baik agar kelak dapat menjadi berkat bagi orang lain dalam hal mengampuni.
Siapa yang mengatakan bahwa dibentuk oleh Tuhan itu menyenangkan? Pembentukan itu menyakitkan, penuh penderitaan dan banyak menumpahkan air mata. Tetapi inilah cara yang Tuhan pakai untuk mengubah karakter kita yang jelek supaya berubah menjadi pribadi yang indah di mataNya. Untuk mengubah masa-masa yang menyakitkan itu menjadi masa-masa yang menyenangkan, maka kita harus memandang ke depan, bahwa kelak kita akan berubah menjadi indah jika bertahan dalam pembentukan itu.
Apabila saat ini kita sedang memunyai masalah, jangan bersungut-sungut dan tawar hati. Benturan-benturan dan persoalan-persoalan memang menyakitkan, tetapi kita akan segera melupakan segala kesesakan dan kesakitan itu ketika melihat betapa indahnya hasil pembentukan itu. Bertahanlah dan percayalah, pertolongan Tuhan akan indah pada waktunya dan kelak hidup kita akan menjadi berkat untuk kemuliaanNya. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, berilah aku kekuatan agar dapat bertahan di dapur pemurnian untuk membentuk karakterku menjadi seperti karakterMu sendiri. Hal ini memang menyakitkan, tetapi kalau semua ini Kau kehendaki, maka aku percaya aku bisa melalui semua ini dengan kuat karena aku tahu Engkau ada bersamaku. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar