Rabu, 29 Mei 2019

Kencan Dengan Tuhan
Rabu, 29 Mei 2019

Bacaan: Filipi 2:14-15  "Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,
supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia."

Renungan:
  Seorang anak sedang menyapu halaman rumahnya yang ditumbuhi beberapa pohon belimbing. Daun belimbing yang sering rontok sangat merusak pemandangan dan setiap hari ia harus menyapunya. Lama kelamaan ia merasa kesal karena dalam beberapa jam saja daun-daunnya sudah berjatuhan lagi. Melihat gelagat si anak, ayahnya mendekatinya dan berkata, "Bagaimana kalau kita menggoyang-goyangkan pohon-pohon belimbing ini agar daun-daunnya rontok." Sambil melonjak kegirangan si anak mulai menggoyang-goyangkan pohon belimbing mereka. Namun betapa terkejutnya dan kecewanya si anak karena keesokan harinya ternyata daun-daun belimbing masih berjatuhan di halaman. Saat itu ayahnya datang dan berkata kepadanya, "Nak, daun-daun yang rontok adalah suatu kenyataan yang tidak dapat diubah. Yang dapat kita ubah adalah diri kita, dalam hal ini hati kita. Jika engkau harus menyapu setiap hari, kerjakanlah itu dengan hati yang bersyukur dan tidak menggerutu."
  Ketika bangun pagi ini, apakah ada gairah yang baru untuk melakukan aktivitas dan tanggung jawab yang harus kita kerjakan, atau sebaliknya kita memulai hari ini dengan berat hati dan bersungut-sungut? Jika ini yang terjadi, mari ubah sikap hati kita menjadi hati yang bergairah dan tidak bersungut- sungut untuk mengerjakan tanggung jawab kita. Dengan demikian pekerjaan yang yang kita lakukan akan terasa lebih ringan dan menyenangkan. Hanya dengan sikap hati yang bersyukurlah kita bisa melalui setiap hari dengan kemenangan.
  Mari kita menjadikan setiap hari sebagai hari yang indah dan memandang setiap tugas pekerjaan yang harus kita kerjakan sebagai ibadah yang indah di mata Tuhan. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, ajarilah aku untuk mengerjakan pekerjaanku dengan tidak bersungut-sungut dan memandangnya sebagai ibadah kepadaMu. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar