Senin, 27 Mei 2019

Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 28 Mei 2019

Bacaan: 1 Tesalonika 5:18 "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."

Renungan:
  Aku bersyukur untuk ruang makan yang kotor sesudah menjamu teman-temanku, karena itu berarti aku dikelilingi banyak orang yang mengasihiku. Aku bersyukur untuk pajak yang harus kubayar, karena itu berarti aku memunyai penghasilan. Aku bersyukur untuk pakaian yang mulai sempit, karena itu berarti aku memunyai makanan yang cukup. Aku bersyukur untuk otot yang pegal-pegal di sore hari setelah bekerja, karena itu berarti aku masih produktif.
  Makna dari kalimat-kalimat di atas yaitu di balik segala sesuatu yang  nampaknya tidak menyenangkan, selalu ada hal-hal baik yang patut disyukuri. Firman Tuhan mengajarkan kepada kita untuk bersyukur dalam segala hal. "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu." (1 Tes 5:18). Kebiasaan mengucap syukur akan membangun sesuatu yang positif dalam diri kita. Bersyukur membuat kita bisa menghadapi situasi yang sulit dengan tenang, bisa menyelesaikan pekerjaan dengan baik, membuat beban menjadi ringan dan hati tidak kehilangan damai sejahtera. Ams 17:22 berkata, "Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang." Kegembiraan lahir dari hati yang bisa mengucap syukur. Jika kita bersyukur, maka hati kita akan gembira.
  Mulai saat ini, berusahalah menemukan alasan untuk mengucap syukur di balik keadaan yang sepertinya tidak menyenangkan. Tuhan berjanji bahwa dalam segala hal Ia turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, aku bersyukur untuk segala sesuatu yang Engkau izinkan terjadi dalam hidupku. Aku percaya, berkat penyertaanMu pada ku selalu ada setiap saat. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar