Senin, 20 Mei 2019
Pekan Paskah V
Kis. 14:5-18; Mzm. 115:1-2,3-4,15-16; Yoh. 14:21-26.
"Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu."
Gereja adalah buah karya Roh Kudus. Oleh karena itu, dalam Syahadat kita menyatakan: "Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang kudus, dst". Iman akan Gereja yang kudus disebut segera setelah iman akan Roh Kudus. Lebih dari itu, peristiwa Pentakosta pun menunjukkan dengan jelas bahwa Gereja adalah buah karya Roh Kudus. Bahkan, peristiwa Pentakosta dapat disebut juga sebagai hari lahirnya Gereja. Berkat Roh Kudus yang dicurahkan pada hari Pentakosta, para rasul yang semula mengalami ketakutan menjadi berani untuk bersaksi (Kis 2:14-36) sehingga banyak orang menjadi percaya kepada Kristus (Kis 2:37-40) dan terbentuklah persekutuan jemaat Gereja perdana (Kis 2:41-47). Sepanjang zaman, Roh Kudus selalu membimbing, menjiwai dan menguduskan Gereja. "Dialah Roh kehidupan atau sumber air yang memancar untuk hidup kekal. Melalui Dia Bapa menghidupkan orang-orang yang mati karena dosa, sampai Ia membangkitkan tubuh mereka yang fana dalam Kristus. Roh itu tinggal dalam Gereja dan dalam hati umat beriman bagaikan dalam kenisah. ... Roh meremajakan Gereja dan tiada hentinya membaharuinya, serta mengantarkannya kepada persatuan sempurna dengan Mempelainya" (Lumen Gentium 4). Untuk itu, marilah kita senantiasa memohon karunia Roh Kudus dan membuka diri pada bimbingan-Nya agar kita dimampukan untuk selalu mengingat apa yang telah diajarkan Yesus kepada kita (bdk. Yoh 14:26) dan melaksanakannya, terutama perintah untuk saling mengasihi (Injil Minggu kemarin).
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar