*SIRAMAN ROHANI* Sabtu, 25 Mei 2019 RP Fredy Jehadin, SVD
*Tema: Dunia Lebih Dahulu Membenci Kristus Dari Pada Kita!* Yohanes 15:18 - 21
Saudara-saudari... Di masa-masa kampanye, setiap calon, entah calon presiden, gubernur, bupati, kepala desa atau DPR selalu memberikan janji-janji yang menarik kepada masyarkat. Diharapkan agar para masyarakat memilih mereka. Tak seorang pun dari para calon yang menyampaikan hal-hal yang menakutkan kepada masayarakat. Yang disampaikan hanyalah yang baik-baik saja. Tetapi apa yang terjadi sesudah pemilihan? Yang menang tidak semua yang dijanjikannya dipenuhinya. Sehingga tidak heran kalau banyak masayarakat yang kecewa dan tidak percaya pada mereka.
Sangat berbeda dengan Pemimpin kita, yaitu Yesus Kristus. Dia dengan sangat terbuka menyampaikan apa yang akan dihadapi oleh mereka yang mau mengikutinya. Dalam Injilnya hari ini Yesus berkata kepada para murid-Nya: “Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.” Pernyataan ini mau mengingatkan para pengikut-Nya supaya selalu siap-sedia menghadapi apa yang akan terjadi. Selama masih berada di dunia ini, maka kemungkinan akan dibenci oleh dunia selalu ada. Dunia yang dimaksukan adalah mereka yang hidupnya dikuasai oleh harta dan kuasa atau setan. Yesus sendiri sudah mengalaminya. Sejak Yesus dilahirkan ia dikejar-kejar oleh orang yang gila kuasa, Raja Herodes; Sebelum Ia memulai tugasnya Ia digodai oleh Setan; Selama mewartakan kabar gembira Ia dibenci oleh orang yang menganggap dirinya kudus – oleh orang Farisi, ahli ahli Taurat dan tua-tua Agama. Yesus selalu dibenci oleh dunia. Karena pengalaman itu, maka Ia pun mengingatkan para pengikut-Nya bahwa kalau mereka dibenci oleh dunia, maka ingatlah bahwa Dia sendiri sudah dibenci oleh dunia. Peringatan ini mau menyiapkan para murid untuk selalu berjaga-jaga dan tidak perlu takut dan cemas. Yesus Kristus yang sudah dibenci oleh dunia akan membantu mereka. Yesus yang sudah memilih mereka untuk meneruskan tugas pewartaan-Nya akan membantu mereka di kala mereka menghadapi tantangan itu. Tuhan yang memilih pasti akan tetap bertanggungjawab akan kehidupan para pengikut-Nya. Karena itu sangat diharapkan supaya para pengiku-Nya selalu berkomunikasi dengan Tuhan kapan dan di mana saja. Jangan tunggu pada waktu mengalami tantangan baru lari kepada Tuhan, tidak. Setiap saat kita, para pengikut-Nya, selalu berkomunikasi dengan Dia.
Marilah saudara-saudari... Di kala kita mengalami tantangan atau dibenci oleh dunia, ingatlah bahwa bukan hanya kita yang dibenci, tetapi Tuhan, yang memilih kita pun, sudah lebih dahulu dibenci oleh dunia. Kebencian dunia tidak membuat Yesus takut, tetapi sebaliknya Yesus menerima kebencian itu sebagai bagian dari penderitaan yang dipikul-Nya. Dan dari Salib, Ia meminta Bapa-Nya untuk memberkati mereka yang menganiaya Dia karena mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan. Mereka tidak tahu, bahwa Setanlah yang sudah merusaki pikiran dan hati mereka. Demikian pun kita, kalau kita dibenci dunia, berdoalah bagi dunia agar bertobat. Serahkan mereka kepada Tuhan, biarkan Tuhan sendiri yang mengampuni dan memberkati mereka.
Kita berdoa semoga Tuhan selalu menguatkan iman kita agar di saat kita dibenci oleh dunia iman kita tetap teguh.
Kita mohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amen!
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar