Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 13 Juni 2019
Bacaan: Matius 15:18 "Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang."
Renungan:
Jika sungai kering, yang salah bukanlah sungainya tetapi sumber airnya. Demikian juga dengan perkataan kita, yang salah bukanlah lidah dan mulut kita, melainkan hati kita yang menjadi sumber perkataan itu. Kalau hati kita tidak disucikan, sekalipun kita sudah hati-hati berbicara, menahan mulut dan menyangkal diri, akhirnya akan terlanjur keluar kata-kata yang sesungguhnya ada di dalam hati kita. Kalau hati penuh kebencian, biar pun ditahan, sadar atau tidak sadar, suatu saat akan keluar kata-kata kebencian. Kalau hati berisi percabulan, biar pun ditahan dan dijaga, akan keluar kata-kata jorok dan cabul sebab semuanya itu ada di dalam hati orang yang mengeluarkannya.
Hati itu ibarat botol, jika diisi penuh maka ia akan meluber keluar dari mulut botol. Demikian juga halnya dengan hati, jikalau hati penuh, ia akan mengalir keluar melalui mulut. Dengan kata lain, apa yang keluar dari mulut , itu berasal dari hati, meluap keluar dari perbendaharaannya. Apa yang dibicarakan lewat mulut, itu berarti hatinya memang sudah penuh hal-hal itu. Jadi hati kitalah yang harus disucikan dari segala perkara-perkara yang salah, kotor dan najis, karena sumbernya ialah hati.
Jika mulut penuh kata-kata pujian, tetapi sesungguhnya hati penuh kedengkian, ini namanya 'lips service' atau 'bermanis mulut saja'. Ingatlah, Allah melihat sampai ke dalam hati. Oleh karena itu kita harus bertobat dan disucikan dari segala kesalahan dan dosa sampai ke dalam hati supaya kata-kata yang kita ucapkan memang menyegarkan dan memberikan kehidupan bagi orang lain. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, kuduskanlah hatiku agar setiap perkataan yang keluar dari mulutku dapat memberi kehidupan bagi orang lain. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar