Kencan Dengan Tuhan
Rabu, 19 Juni 2019
Bacaan: Lukas 6:38 "Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu."
Renungan:
Status janda membuat seorang wanita Yahudi kurang mendapat perhatian dari masyarakat. Namun Yesus bukan hanya memerhatikannya, Dia bahkan mengacungkan jempol terhadap janda yang mengasihi Dia, yang memberi persembahan lebih kecil dari semua orang yang datang ke Bait Suci. Meskipun miskin dan tidak dipandang manusia, tetapi di sepanjang zaman janda ini menjadi "icon" pemberi persembahan yang berkenan kepada Tuhan, yang memberi dari hati yang tulus.
Jika kita memberikan persembahan, berilah dengan tulus hati, bukan supaya dilihat orang dan mendapatkan pujian. Janda ini belajar mendisiplin dirinya untuk memberi kepada Tuhan. Saat ia mempersembahkan seluruh nafkah yang dimilikinya, ia mengerti bahwa Tuhan berkuasa memelihara hidupnya. Dengan memberi, selain belajar untuk taat pada perintah Tuhan yang berkata, "Berilah dan kamu akan diberi," kita juga sedang belajar berserah sepenuhnya kepada tangan pemeliharaan Tuhan.
Di sisi yang lain, kisah janda di Bait Suci ini juga mengajarkan kita bahwa Yesus adalah Tuhan yang Mahatahu. Tidak ada orang yang memberitahu Yesus bahwa wanita itu adalah janda, tetapi secara detil Yesus menyebutnya sebagai janda miskin yang memberikan semua nafkah yang dimilikinya. Poin ini mengajarkan bahwa semua orang mendapat perhatian dari Tuhan. Pernahkah kita berpikir bahwa ada 6 miliar orang di dunia ini, tetapi Tuhan memerhatikan kita seolah-olah hanya kita sendiri saja yang menghuni dunia ini. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, ajarilah aku untuk dapat memberi dengan iman dan penuh sukacita. Tolonglah aku Yesus agar aku dapat melakukannya. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar