Kencan Dengan Tuhan
Rabu, 26 Juni 2019
Bacaan: Galatia 4:7
"Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah."
Renungan:
John Wesley pernah mengatakan bahwa ia telah menjadi orang Kristen sepenuhnya. Jika sebelumnya ia memeluk agama sebagai seorang hamba, sekarang ia memiliki agama sebagai seorang anak. Tentu kita sangat mengerti apa perbedaan seorang hamba dengan seorang anak.
Seorang hamba dihargai dan diterima atas dasar apa yang telah dilakukannya dan seorang anak diterima berdasarkan statusnya. Seorang hamba memulai pekerjaannya dengan perasaan kuatir dan cemas, sambil bertanya-tanya apakah pekerjaannya benar-benar akan menyenangkan tuannya. Seorang anak bersandar pada kasih sayang dan rasa aman yang diberikan oleh keluarganya. Jika seorang hamba gagal, statusnya sebagai hamba akan menjadi taruhan; ia mungkin akan kehilangan pekerjaannya. Jika seorang anak gagal, ia akan berduka karena telah mengecewakan orang tuanya. Mungkin ia akan didisiplinkan dan sikapnya akan diperbaiki, tetapi ia tidak perlu merasa takut akan diberhentikan menjadi anak karena hubungan bapak-anak tidak dapat diputuskan.
Pengangkatan status menjadi anak inilah yang seharusnya menyadarkan kita untuk terus berusaha menyenangkan hati Bapa kita dengan melakukan kehendakNya. Adalah anugerah yang sangat besar bagi kita dengan menjadi anak Bapa di sorga. Kita dikasihi sebagaimana seorang bapa mengasihi anaknya, kita dipedulikan dan diterima sebagaimana adanya kita.
Betapa bersyukurnya kita semua yang telah menerima kasih karunia Allah sehingga kita diangkatNya menjadi anak dan menjadi ahli waris kerajaanNya. Segala ketidaklayakan kita tidak lagi menjadi penghalang untuk kita menerima anugerah terbesar yang telah Allah sediakan bagi kita semua orang yang percaya kepada karya penyelamatanNya. Tuhan memberkati.
Doa:
Bapa, terima kasih karena Engkau telah mengangkat aku menjadi anakMu. Ajarilah aku hidup sebagai anakMu dengan segala kekudusannya dan bukan anak dunia dengan segala kecemarannya. Demi Kristus Tuhan kami. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar