NILAI PLUS
"Hidupmu harus bernilai plus". Begitu nasehat sang guru untuk anaknya yang hendak pergi merantau.
"Tiga hal yang akan membuat hidupmu punya nilai plus.
1. Kasihi musuhmu.
Lazim kamu dengar dan karena kerap terjadi yakni "kasihi sesamamu dan bencilah musuh mu". tidak diperintah pun secara manusiawi orang akan merasa nyaman dengan 'sesama' yang diartikan serba atau banyak kesamaannya. mungkin sama suku, agama, dan ras. Musuh mungkin diartikan dengan yang tak sama dan tidak menghendaki atau tidak suka dengan keberadaanmu. Untuk mereka ini wajar jika kamu tidak suka dan tidak akan bergaul dengan mereka yang tidak menyukaimu. Tapi justru atas mereka inilah cintamu harus ditunjukkan. Perbedaan bukanlah hal buruk apalagi benih permusuhan. Perbedaan adalah berkat, dikehendaki dengan sengaja dan diciptakan Tuhan sebagai bahan baku semua keindahan yang ada di muka bumi ini.
Mencintai yang serba sama itu tidak sulit. Enteng dan tidak menantang. Tantangan terberatmu dan menjadikan hidupmu punya nilai lebih, jika kamu bisa mencintai musuhmu. Untuk bisa melakukannya pertama-tama kamu harus bisa merobohkan egomu. Robohkan dan dengan begitu engkau bisa melangkah mendekati dan mencintainya.
2. Doakan penganiaya
Langkah yang lebih sulit dan tak terlihat adalah berdoa. Mendoakan hal baik agar terjadi musuh? tak masuk akal bukan? secara manusiawi kamu akan mudah memuntahkan sumpah serapah atas orang yang menganiaya kamu bukan? Demikian juga dengan doamu bukan? Tuhan sengsarakan dia! kasih dia sakit berat! kalau perlu cabut nyawanya Tuhan karena sudah menganiaya aku!
Kamu pikir doa semacam itu akan dikabulkan Tuhan? No way!! bahkan didengarkan pun tidak akan pernah. Kenapa? DIA adalah KASIH. DIA hanya menghendaki kasih dan kebaikan terjadi atas semua ciptaan-Nya. Laksana hujan demikian Ia curahkan, limpahkan berkat dan kasih-Nya untuk semua orang tanpa memandang muka. Itulah DIA, kasih dan kebaikan sempurna.
3. Harus sempurna.
Apakah manusia bisa sempurna? Bukankah manusia mahluk rapuh dan mudah jatuh ke dalam dosa? Ya, tidak diragukan. Namun demikian kamu bisa menjadi sempurna. itulah hakekat panggilan sejati untuk setiap manusia, agar sebagai citra-Nya manusia sanggup meraih kesempurnaan. caranya hanya satu dengan KASIH. Kasihilah sesama dengan tidak pilih-pilih. Jika kamu sanggup melakukannya kamu menjadi sempurna serbagai citra-Nya.
Jika Tuhan memanggil dan mengutus IA pasti siapkan berkat dan perangkat untuk melaksanakannya. berkat dan sarana itu adalah KASIH. Hanya KASIH.
Semoga kita semua disanggupkan menjadi manusa plus. Tuhan berkati.
(inspirasi dari Mat 5: 43-48)
(Robert Agung OFM)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar