Sabtu, 08 Juni 2019

PERCIKAN HATI
Minggu, 09 Juni 2019

🌟Renungan : Hari Raya Pentakosta (Tahun C/I-Merah)
Kis. 2:1-11;1 Kor. 12:3b-7,12-13 atau Rm.8:8-17;Yoh.14:15-16,23b-26

*_TUNTUNAN ROH KUDUS_*

🙂Setiap orang Kristen dilengkapi Allah dengan tuntunan dan penyertaan-Nya dalam Roh Kudus. Roh Kudus itulah yang menuntun setiap orang ke jalan yang benar. Ia mengajarkan segala sesuatu kepada setiap orang yang percaya dan akan mengingatkan tentang apa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus.

🙂Sahabat, bersyukurlah kita karena telah diberikan tuntunan dalam Roh Kudus untuk menjalankan setiap aktivitas dan kerja kita. Maka dari itu, patutlah kita menyadari, merasakan, dan mencoba untuk memahami setiap tuntunan Roh Kudus dalam hati kita yang selalu mengarahkan kita pada kebenaran. Kembangkanlah kepekaan untuk memahami tuntunan itu dan biarkanlah diri kita mengikuti tuntunan itu, agar kelak hidup kita selalu terarah pada jalan yang benar, mengoreksi setiap kesalahan, menguatkan kita saat kita lemah, mengangkat kita saat kita jatuh, menghibur kita saat kita sedih dan memberi solusi dalam setiap masalah yang kita hadapi.

🙂Sebagai manusia, pasti ada rupa-rupa kemauan, keinginan, kehendak, hasrat dan harapan dalam diri kita. Namun untuk itu semua, haruslah kita pahami dan sadari bahwa ada keinginan yang mengarahkan kita ke jalan yang salah. Ada harapan yang dapat kita penuhi dan ada harapan yang tidak perlu kita penuhi, karena itu tidak membantu kita pada kebaikan. Dengarkanlah suara Roh Kudus untuk melihat dengan jeli, mana yang baik yang perlu kita lakukan, dan mana yang tak baik yang tak perlu kita lakukan. 

🙂Injil hari ini berbicara tentang Roh Kudus yang di utus Bapa dalam nama Yesus, dan dalam hal ini kita secara khusus diajak untuk mampu memahami bahwa sesungguhnya Bapa memberikan bagi kita suatu tuntunan yang begitu besar dan amat mulia. Maka dari itu, marilah kita hendaknya memberikan diri kita sepenuhnya untuk melakukan karya Roh Kudus. Melalui keyakinan kita kepada Allah, marilah hendaknya kita menghasilkan sukacita, dan kebahagiaan dalam diri kita, keluarga kita, juga bagi orang-orang yang kita jumpai. Turutilah yang baik dan nikmatilah kedamaian dalam hati kita, karena itulah yang diinginkan Bapa bagi kita.

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar