Kamis, 20 Juni 2019

#renungan

*BERMEGAH DALAM KELEMAHAN*

Jumat 21 Jun 2019

_`Jika aku harus bermegah, maka aku akan bermegah atas kelemahanku` (2Kor 11:30)_

Merayakan kebangkrutan? Kita semua pasti berpendapat betapa bodohnya tindakan itu! Namun, ibu dari seorang penulis bernama Leo Buscaglia melakukan hal itu. Suaminya pulang suatu petang dan dengan sedih berkata kepada keluarganya bahwa rekan bisnisnya telah membawa lari semua aset perusahaan. Kebangkrutan tak terelakkan lagi. Bukannya terpuruk dalam keputusasaan, ibu Leo justru keluar, menggadaikan beberapa perhiasannya, dan menyiapkan makan malam yang lezat. Ketika anggota keluarga memprotesnya, ia menjawab, `Saat bersukacita adalah saat ini tatkala kita sangat membutuhkannya, bukan minggu depan.`

Ketika kita mengalami berbagai kesukaran, ketakutan, dan kesedihan, Allah tidak menginginkan Anda menjadi seorang yang munafik dengan senyum di wajah. Namun, Dia menginginkan kita untuk mempercayai-Nya melalui semua keadaan itu. Dia menginginkan kita untuk menerima kegagalan, sakit-penyakit, dan kehilangan sebagai kesempatan untuk bertumbuh dalam iman dan pengharapan.

Tuhan rindu agar kita menyerah kepada kehendak-Nya, seperti Rasul Paulus. Ia mampu bersukacita dalam segala peristiwa dalam hidup, dan ini pun yang dipersembahkan oleh St. Aloysius Gonzaga yang kita peringati hari ini. Alasan utama bahwa kita dapat bermegah atas kelemahan kita adalah kita mempunyai Tuhan yang tetap mengasihi kita dan pasti sanggup menolong kita, asal kita teguh berpegang pada-Nya.

*_Sr. M. Martha, P.Karm_*

Jumat 21 Jun 2019
Pw S. Aloisius Gonzaga, Biarawan
2Kor 11:18.21-30; Mzm 34:2-7; Mat 6:19-23

Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar