Sabtu, 15 Juni 2019

Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Minggu,_ *16 Juni 2019*

*Hari Raya Tritunggal Mahakudus*

Ams 8:22-31
Mzm 8:4-9
Rm 5:1-5
Yoh 16:12-15

*MENGENAL ALLAH*

_Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.  -- Yoh 16:12_

Seorang anak kecil sibuk menggali lubang kecil di pantai. Kemudian ia mengambil air dengan ember dan mengisi lubang tersebut berulang-ulang. Seorang pemuda mengamati apa yang dilakukan anak itu. Tanyanya, "Dik, apa yang sedang kamu lakukan?" Jawab si anak, "Saya sedang berusaha memindahkan air laut ke lubang yang saya buat." Pemuda berkata lagi, "Apa yang kamu lakukan sia-sia, mana mungkin air laut yang begitu luas masuk ke dalam lubang kecil yang kamu buat?"

Teman, mungkin Anda pernah mendengar kisah di atas, tetapi izinkan saya menyampaikan apa yang saya pikirkan.

Bagaimana mungkin Allah yang tidak terbatas dapat kita kenali dengan otak kita yang sangat terbatas? Alam semesta yang begitu luas ini tidak dapat menampung Allah, dan bagaimana mungkin kita dapat mengenal Allah yang begitu sempurna dalam pemikiran kita yang terbatas?

Pengenalan kita akan Allah mulai dibentuk sejak dari masa kandungan dalam perut ibu kita. Mulai dari pengalaman hidup, dari pada pembimbing rohani, dan yang terpenting dari orang tua kita. Semuanya memiliki batasan, jadi bagaimana mungkin kita dapat mengenal pribadi Allah secara utuh?

Kita perlu membuka pikiran dan hati setiap hari untuk dapat semakin baik mengenal-Nya. Melalui doa, membaca Alkitab, mendengar renungan, hingga pengalaman hidup selalu mengajarkan hal yang lebih dalam tentang Allah. Tetapi apakah kita selalu membuka hati? Maukah kita selalu belajar? Maukah kita selalu menerima? (An)

_Siapakah Allah bagi saya?_

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar