Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Sabtu,_ *29 Juni 2019*
*Hari Raya St. Petrus dan St. Paulus*
Kis 12:1-11
Mzm 34:2-9
2Tim 4:6-8,17-18
Mat 16:13-19
*TIDAK SENDIRI*
_Sekarang tahulah aku benar-benar bahwa Tuhan telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan aku. -- Kis 12:11b_
Pernahkah Anda merasa seorang diri dalam menghadapi semua yang terjadi? Ataukah Anda pernah merasa tak ada yang ingin berteman dengan Anda?
Beberapa waktu lalu, saya merasakan itu semua. Saya memiliki beberapa teman dekat. Tetapi di saat saya membutuhkan dukungan mereka, ternyata mereka malah menunjukkan jati diri mereka yang sesungguhnya. Sedih dan terpukul rasanya. Saya hanya mengharapkan seorang teman, tetapi mereka menganggap saya membahayakan mereka. Di depan orang lain, mereka berbuat baik kepada saya, namun di belakang mereka merencanakan sesuatu.
Meski demikian saya masih berpikir positif, berharap suatu hari nanti mereka dapat berubah menjadi baik. Dengan dasar pemikiran tersebut, saya dengan tulus tetap membantu mereka meski perilaku mereka tidak menyenangkan. Tetapi sekali lagi, bantuan saya tidak dianggap oleh mereka yang justru merasa saya tidak berbuat apa-apa untuk membantu mereka. Dan dengan jelas, mereka menyisihkan saya dari antara mereka.
Saya sangat sedih dan berencana untuk tidak dapat ke komunitas dimana mereka ada. Namun hal itu menimbulkan dilema. Di satu sisi saya sungguh merindukan Tuhan, tetapi di sisi lain kehadiran saya di sana malah membuat saya semakin terpuruk.
Saya bersyukur, Tuhan menyadarkan saya bahwa kerinduan kepada-Nya jauh lebih besar daripada ketakutan dan kesedihan saya. Tuhan meneguhkan saya tidak hanya lewat bacaan hari ini, tetapi juga lewat syair: _"When I say that I love you."_ Terima kasih Tuhan, sekarang saya tahu saya tidak sendiri. Terima kasih atas kasih-Mu bagiku. (Cr)
_Apa yang saya lakukan ketika saya mengalami kesendirian?_
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar