Senin, 24 Juni 2019

Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Selasa,_ *25 Juni 2019*

Kej 13:2,5-18
Mzm 15:2-5
Mat 7:6,12-14

*TAK ADA YANG TERSEMBUNYI*

_Masuklah melalui pintu yang sesak itu... karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.  -- Mat 7:13-14_

Ketika kita melewati pintu yang sesak, tentu diperlukan usaha yang lebih. Perbuatan yang dibenarkan Tuhan akan lebih sulit dilakukan, karena harus melawan kesenangan pribadi. Sedangkan perbuatan di luar Tuhan sangat mudah dilakukan, bahkan memberi rasa kepuasan dan kenikmatan diri.

Contoh sederhana yang saya alami saat masa Prapaskah yang lalu. Gereja mengharuskan seluruh umat mengikuti pendalaman iman di lingkungan masing-masing. Ada kalanya saya merasa jenuh dan tidak ingin hadir, dan lebih nyaman serta menyenangkan tinggal di rumah untuk bersantai dan menonton televisi. Pergumulan saya alami. Pada akhirnya saya hadir dalam pertemuan sekalipun dengan memaksakan diri. Ada kelegaan yang saya alami karena saya sudah memilih yang benar daripada yang menyenangkan kedagingan.

Dalam pergumulan sederhana, kita sering mengalami kekalahan. Bahkan kita sering melakukan pembenaran diri untuk berlindung. Namun, bagi Allah tidak ada yang tersembunyi. Ketika kita melakukan ketidataatan, Tuhan akan tetap memberikan ganjaran yang langsung kita rasakan, yaitu hilangnya damai sejahtera. Sikap tidak taat yang kita lakukan membuat kita keluar dari persekutuan dengan-Nya.

Sikap yang kita pilih akan menentukan kita tinggal dalam damai sejahtera Tuhan dan tidak. (In)

_Apa yang saya lakukan agar selalu memiliki sikap yang benar di hadapan Tuhan?_

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar