#renungan
*SEMPURNA*
Kamis 13 Jun 2019
_`Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar daripada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga` (Mat 5:20)_
Dapat dibayangkan betapa mencengangkannya perkataan Tuhan Yesus di atas, karena pada zaman tersebut orang Farisi tergolong orang yang saleh, bahkan menjadi panutan kebanyakan orang. Akan tetapi, ketika Yesus, Sang Terang Sejati, datang nampaklah ketidaksempurnaan hidup keagamaan mereka. Oleh sebab itu, Yesus mengajak para pengikut-Nya untuk memiliki hidup keagamaan yang lebih benar, `Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna` (Mat 5:48).
Kesempurnaan seperti apakah yang Yesus ingin kita miliki? Dalam Injil Yohanes Tuhan Yesus memberikan perintah baru yang menjadi tanda identitas seorang murid Kristus, yaitu kasih. Akan tetapi, bukan kasih sebagaimana yang dipahami dunia, melainkan kasih seperti yang dimiliki Kristus sendiri (bdk. Yoh 13:34-35). Apabila dibandingkan dengan para ahli Taurat dan orang Farisi, kasih Yesus ini sungguh berbeda. Yesus tidak menolak orang berdosa, tetapi memiliki belas kasih kepada mereka dan memberikan hidup yang baru. Yesus juga tidak menaruh hukum di atas manusia, tetapi untuk manusia. Keseluruhan kebenaran Yesus tidak pernah terpisahkan dari kasih, dan kasih Yesus ada dalam kebenaran. Inilah hidup keagamaan yang le-bih benar yang Yesus inginkan bagi para pengikut-Nya.
*_Sr. M. Viona, P.Karm_*
Kamis 13 Jun 2019
Pw S. Antonius dari Padua, ImPujGrj
2Kor 3:15-4:1.3-6; Mzm 85:9-14; Mat 5:20-26
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar