Kamis, 18 Juli 2019

Jumat, 19 Juli 2019
Hari Biasa Pekan XV
Kel 11:10-12:14; Mat 12:1-8

"Yang kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan"

Persembahan kepada Tuhan dan derma kepada sesama tentu saja merupakan perbuatan yang baik dan terpuji. Namun, hal itu tidak bermakna sama sekali di hadapan Tuhan, jika tidak dilakukan atas dasar belas kasih. Maka, Yesus mengingatkan agar belas kasih menjadi dasar, alasan dan pendorong bagi kita dalam melakukan apa saja: bekerja, memberikan persembahan, berderma, menolong orang lain. Bahkan, kalau kita mengingatkan dan menegur orang lain pun, harus didasari oleh cinta kasih, bukan oleh kebencian, iri hati, rasa tidak suka, dan perasaan-perasaan negatif lainnya. St. Agustinus mengatakan, "Ama, et quod vis fac": Cintailah, dan lakunlah apa yang kami inginkan. Artinya, kita boleh melakukan apapun yang kita inginkan, asal semua itu didasari oleh kasih dan dilakukan dalam kasih.

--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)


  • Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar