Kamis, 1 Agustus 2019, St. Alfonsus Maria de Liguori
*MENGANTISIPASI KERAJAAN ABADI*
*BACAAN*
*Kel 40:16-21.34-38* – “Awan menutupi Kemah Pertemuan dan kemuliaan Tuhan memenuhi Kemah Suci”
*Mat 13:47-53* – “Ikan yang baik dikumpulkan ke dalam pasu, yang buruk dibuang. Demikianlah juga pada akhir zaman”
*RENUNGAN*
1. Kristus mengingatkan bahwa semua manusia tak terlepas dari pandangan Allah. Ia melihat apa saja yang kita lakukan, baik maupun buruk (Mz 139:2-3). Apapun yang baik dan yang buruk akan dibawa kepada-Nya. Selama kita masih hidup di dunia ini, Ia memberi kesempatan yang sama kepada semua orang untuk bertobat dan setia kepada-Nya atau menjauh daripada-Nya. Setiap pilihan akan membawa konsekuensi. Pastikan pilihanmu!
2. Nasib orang jahat dan tidak setia sungguh mengerikan: “Yang jahat lalu mereka campakkan ke dalam dapur api. Di sana akan ada ratapan dan kertak gigi.” Kita telah menghukum diri sendiri ketika kita tidak setia dan memisahkan diri dari Allah. Maka kita tidak perlu terus menggenggam dosa dan kita bawa ke mana-mana. Saat sekarang adalah saat kerahiman Allah dibuka untuk kita; saatnya kita bertobat dan merangkul kerahiman Allah.
3. Sabda, doa, dan Ekaristi merupakan antisipasi terhadap Kerajaan Kekal. Lewat sarana-sarana tersebut, Allah memberi makan dan menguatkan kita. Maka tugas perutusan kita adalah: Pertama, berusaha sekuat tenaga membawa orang lain untuk mengalami Allah lewat kesaksian hidup kita. Kedua, menggunakan hidup yang singkat ini untuk berbuat baik, menyebarkan kasih, dan membangun persaudaraan sejati, sehingga mereka dapat mengalami damai dan bahagia sebagai antisipasi Kerajaan Surga yang sudah harus kita alami di dunia ini.
🇮🇩MS🇮🇩
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar