Kencan Dengan Tuhan
Rabu, 24 Juli 2019
Bacaan: Mzm 42:6
"Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!"
Renungan:
Seorang wanita yang sudah dua kali menjanda merasa sangat putus asa dan berniat bunuh diri. Kemudian ia pergi mengendarai mobil dengan cucunya. Ia memakaikan sabuk pengaman pada cucunya, sedangkan ia sendiri tidak memakainya. Ia mengendarai mobilnya dengan sangat cepat. Kesopanan yang dimilikinya selama 5 tahun dalam mengendarai mobil tidak terlihat sama sekali saat itu. "Aku tidak peduli akan keselamatanku, karena aku ingin bertemu Yesus dan kakek, " katanya kepada cucunya. Tetapi, dengan keras dan dihinggapi ketakutan yang luar biasa, cucunya menjawab, "Tetapi Nek, Nenek akan meninggalkan saya!" Jawaban itu ternyata menyadarkan wanita tersebut. Tuhan memakai cucunya untuk memberi pengertian bahwa dia masih sangat berharga.
Pemazmur yang juga mengalami tekanan jiwa menemukan harapan baru ketika ia berseru dan bersyukur kepada Tuhan, "Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!" Yang terpenting bagi pemazmur adalah terbebas dari putus asa dan menemukan harapan baru di dalam hidupnya.
Kalau saat ini kita merasa tidak berguna, banyak orang yang meremehkan dan tidak memercayai kita, ingatlah bahwa Tuhan tetap menghargai kita dan masih mau memakai kita untuk melakukan pekerjaanNya. Jangan terus menerus berada di dalam keputusasaan. Berserulah kepadaNya dan bersyukurlah senantiasa sebab Dialah penolong dan Allah kita di sanalah kita akan menemukan harapan baru. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, ketika jiwaku tertekan, aku menjadi putus asa dan mau mati rasanya. Tetapi aku bersyukur karena di dalamMu aku menemukan harapan baru. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar