Kencan Dengan Tuhan
Rabu, 3 Juli 2019
Bacaan: Ibrani 12:15 "Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang."
Renungan:
Ada seorang gadis yang hamil di luar nikah. Pacarnya bertanggung jawab tetapi ia harus bekerja di luar kota selama 2 tahun. Selama ditinggal kekasihnya, ia tinggal bersama orang tua dan adik-adiknya. Di keluarganya itu lah ia mengalami pahitnya kehidupan karena mereka tidak mendukungnya. Mereka mengucilkan sehingga membuat hatinya penuh dengan dendam. Setelah dua tahun di perantauan, suaminya datang dan mengajaknya untuk pindah bersamanya. Sepuluh tahun mereka hidup berbahagia dengan 2 anaknya. Hingga suatu ketika suaminya mengajak adik perempuannya untuk tinggal bersama mereka. Entah kenapa setiap melihat adik iparnya itu, selalu ada kebencian di hatinya. Ia pun memperlakukan adik iparnya dengan tidak baik. Setiap kali ia menyakitinya, setiap kali juga ia menyesalinya. Suatu kali ia mendengar adik iparnya menangis di kamar. Rasa iba pun muncul di dalam batinnya. Ia menyadari kesalahannya, tetapi apa daya, setiap kali melihatnya ia tak kuasa menahan dendam yang berakar di hatinya selama ini.
Sampai suatu saat ia sakit dan terbaring lemah di tempat tidur. Dalam keadaan seperti itu tidak ada yang bisa dilakukannya. Semua pekerjaan rumah tangga dan yang merawatnya pada akhirnya adalah adik iparnya tersebut, termasuk membersihkan kotorannya. Di situlah hatinya mulai sadar dan pada akhirnya ia menyesali dan meminta maaf kepada sang adik ipar.
Seringkali pengalaman buruk yang dialami seseorang membentuk karakternya menjadi buruk juga. Jika kehidupan tidak dibereskan dari kebencian masa lalu, hal itu akan menjadikan hati seseorang menjadi pahit. Mungkin kita pernah mengalami kejadian pahit di masa lalu. Berdamailah dengan semua hal yang pernah kita benci. Serahkanlah kepahitan itu kepada Yesus dan biarkan ia membalut setiap luka hati kita. Percayalah, pada akhirnya hidup yang diliputi kasih dan pengampunan akan memenuhi hati kita. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, mampukan aku untuk mengampuni setiap siapa saja yang pernah melukai hatiku, agar damai sejahteraMu dapat tinggal kembali di hatiku. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar