Kencan Dengan Tuhan
Sabtu, 6 Juli 2019
Bacaan: Ulangan 34:9 "Dan Yosua bin Nun penuh dengan roh kebijaksanaan, sebab Musa telah meletakkan tangannya ke atasnya. Sebab itu orang Israel mendengarkan dia dan melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa."
Renungan:
Seseorang menjadi pemimpin yang hebat bukan karena kekuasaannya, tetapi karena kemampuannya dalam memberdayakan orang-orang yang dipimpinnya. Pemimpin yang baik tahu bahwa manusia adalah aset yang paling berharga. Artinya, si pemimpin mengerti siapa orang yang dapat dipercaya dan harus diberdayakan sehingga akan memberikan hasil yang lebih baik saat diberi kesempatan yang lebih besar. Karena itu pemimpin yang baik selalu berorientasi pada pengembangan diri dan kemajuan bawahannya, sehingga tidak akan merasa takut atau rugi jika bawahannya semakin hari semakin mandiri.
Sukses tanpa penerus adalah kegagalan, karena itu kita harus belajar dari para pemimpin besar seperti Musa, Daud, Paulus dan terutama Tuhan Yesus. Sebagai pemimpin besar, Musa melatih Yosua dan Kaleb agar siap menggantikannya untuk menjadi pemimpin masa depan Israel. Raja besar seperti Daud memersiapkan Salomo sebagai penerusnya, sehingga kejayaan Salomo melebihi kejayaan Daud. Pemimpin sepopuler Paulus mau merekrut orang tak berpengalaman seperti Timotius, Titus, Tikhikus, kemudian menjadikan mereka pemimpin berpengaruh. Pemimpin berhati pelayan yaitu Tuhan Yesus, bersedia memberdayakan kedua belas orang muridNya untuk menjangkau dunia bagi Kerajaan Allah.
Bukankah sangat menyenangkan saat melihat orang berubah dan berhasil? Sentuhlah hidup banyak orang dengan memengaruhi dan mengangkat mereka ke tingkat yang lebih tinggi, maka itu terasa sangat menyenangkan. Kita akan mencapai kepuasan hati yang tak ternilai. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, mampukan aku untuk memengaruhi orang lain untuk dapat hidup lebih baik dan memunyai semangat untuk maju menuju sukses dalam kehidupan jasmani dan rohani. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar