Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 16 Juli 2019
Bacaan: 1 Raja-raja 21:19 Katakanlah kepadanya, demikian: Beginilah firman TUHAN: Engkau telah membunuh serta merampas juga! Katakan pula kepadanya: Beginilah firman TUHAN: Di tempat anjing telah menjilat darah Nabot, di situ jugalah anjing akan menjilat darahmu."
Renungan:
Raja Ahab sangat tertarik pada kebun anggur warisan yang dimiliki Nabot, karena kebun anggur itu berada di samping istananya. Namun Nabot menolak untuk menjualnya atau menukarkan kebun anggur itu dengan kebun anggur yang lebih baik yang ditawarkannya. Hal ini menyebabkan Raja Ahab kesal. Kemudian Izebel, istri Raja Ahab memfitnah Nabot dengan skenario bahwa Nabot telah mengutuki Allah dan Raja Israel di depan orang-orang dursila. Skenario ini akhirnya membuat Nabot mati dilempari dengan batu. Kemudian Raja Ahab dengan leluasa mengambil alih kebun anggur Nabot itu.
Perbuatan jahat Raja Ahab yang didukung oleh Izebel sampai di hadapan Allah dan Dia mengutus Elia untuk menegor Raja Ahab dengan menyampaikan hukuman yang akan ditanggung oleh keluarga Ahab sebagai akibat dari pembunuhan berencana itu. Elia menyampaikan kepada Raja Ahab, "Di tempat anjing telah menjilat darah Nabot, di situ jugalah anjing akan menjilat darahmu." Keberanian dan sikap tegas Elia ini merupakan ungkapan pembelaan seorang nabi yang berpihak pada keadilan. Di sini jelaslah bahwa Elia menjadi pembela bagi rakyat kecil. Nabi yang benar akan membela orang kecil yang diperlakukan semena-mena oleh mereka yang berkuasa.
Hari ini Alkitab menceritakan bahwa ketika kejahatan merajalela atau penindasan terjadi secara luar biasa seperti yang dilakukan oleh keluarga Ahab, maka Tuhan akan menghadapinya secara luar biasa pula. Pembelaan Tuhan terhadap orang tertindas nyata. Karena itu marilah kita berlaku adil dan senantiasa berdiri membela hak-hak orang lemah. Tuhan memberkati.
Doa:
Yesus, pakailah aku sebagai alatMu untuk membela orang-orang yang lemah dan tertindas. Jangan biarkan sikap acuh tak acuh menguasai diriku sehingga kehadiranku menjadi batu sandungan bagi orang lain untuk mengenal kasihMu. Amin. (Dod).
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar