Rabu, 11 Juli 2019
Hari Biasa XIV - Pw. St. Benediktus, Abas
Kej. 41:55-57; 42:5-7a,17-24a;Mzm. 33:2-3,10-11,18-19; Mat. 10:1-7.
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. (Mat 10,1)
Kemarin kita merenungkan Yesus yang melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Hari ini, kuasa-Nya untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan itu dianugerahkan juga kepada para murid. Kita pun adalah murid-murid Yesus, Maka, kita sebagai juga mendapatkan anugerah yang sama. Kita memang bukan dokter atau tabib; juga bukan superhero atau superman yang dapat mengatasi segala kelemahan hidup. Namun, kehadiran kita dengan kata-kata peneguhan, penghiburan, permohonan maaf dan pengampunan yang kita ucapkan, kita bisa menyembuhkan atau meleyapkan sakit hati yang dialami sanak-saudara kita. Demikian pula, kehadiran kita yang memberi pertolongan sesuai dengan kemampuan yang kita miliki, dapat menguatkan saudara-saudari kita yang lemah, entah secara ekonomi, sosial atau intelektual. Oleh karena itu, marilah di setiap kehadiran kita, kita berusaha untuk menjadi penyembuh bagi mereka yang terluka dan penguat mereka yang lemah.
_Kemarin tdk sempat menulis renungan krn salah satu Romo yg sy dampingi masuk RS sejak jam 16.00 di UGD dan baru ditangani jam 23.30an. Hampir jam 02an saya baru pulang n istirahat_
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar