Rabu, 24 Juli 2019
Pekan Biasa XVI
Kel 16,1-5.9-15; Mat 13,1-9
"Barangsiapa bertelinga untuk mendengar, hendaklah mendengarkan" (Mat 13,9)
Pesan yang saya tangkap amat kuat dari kedua bacaan hari ini adalah "mendengar". Dalam bacaan I, Musa berkata kepada Harun, "Katakanlah kepada segenap jemaah Israel: Marilah dekat ke hadapan Tuhan, sebab Ia telah mendengar sungut-sungutmu." (Kel 16,9). Tuhan Allah sendiri juga menegaskan "Aku telah mendengar sungut-sungut orang Israel" (Kel 16,12). Saya berpikir: kalau sungut-sunggut, kemarahan, protes, dan omelan saja didengarkan oleh Tuhan, tentu lebih didengarkan lagi pujian, syukur, dan permohonan yang kita panjatkan kepada-Nya. Jadi, kita mesti yakin bahwa Tuhan senantiasa mendengarkan kita, termasuk hal-hal yang tidak terucap di mulut tetapi terbesit di hati dan pikiran kita. Nah, sebagaimana Tuhan senantiasa mendengarkan kita, Dia pun mengharapkan kita untuk selalu mendengarkan Dia juga. Inilah pesan bacaan Injil. Sabda-Nya akan tertanam kuat dalam diri kita sehingga bertumbuh dan menghasilkan buah kalau kita mau mendengarkan-Nya. Bukan sekedar mendengar, tetapi mendengarkan. Oleh karena itu, marilah kita mohon rahmat kepada Tuhan, agar kita semakin dimampukan untuk menjadi pendengar sabda Tuhan yang baik.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar