Selasa, 30 Juli 2019

Rabu, 31 Juli 2019
Pekan Biasa XVII
Kel. 34:29-35; Mzm. 99:5,6,7,9; Mat. 13:44-46

"Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu." (Mat 13,45-46)

Yesus berbicara tentang Kerajaan Sorga dengan menggunakan perumpamaan, yaitu perumpamaan tentang harta yang terpendam dan mutiara yang berharga. Keduanya menampilkan sebuah ketegangan bahwa Kerajaan Allah itu di satu sisi sudah hadir di tengah-tengah kita, namun di sisi lain masih harus kita cari dengan sungguh-sungguh disertai pengorbanan. Setiap saat, Allah berkenan hadir dan merajai hidup kita, namun kita mesti membuka diri untuk menerima dan menyadari kehadiran-Nya itu. Kita juga mesti melatih kepekaan kita untuk menemukan kehadiran Allah dalam peristiwa hidup sehari-hari. Kedua perupamaan juga menggunakan konteks jual beli. Hal ini tidak berarti bahwa Kerajaan Allah itu dapat diperjualbelikan. Namun, seperti halnya untuk dapat membeli sesuatu yang kita inginkan, kita harus rela mengorbankan sejumlah uang yang telah kita dapatkan dengan pengorbanan, termasuk dengan menjual barang-barang yang kita miliki, demikian pula untuk mengalami kehadiran Allah juga diperlukan pengorbanan. Kita mesti rela mengorbankan waktu untuk mengalami tinggal bersama-Nya dalam doa dan keheningan. Kita mesti mengorbankan keegoisan kita dan membiarkan diri dibimbing oleh-Nya. Kita mesti membuang kekerasan hati kita agar Allah tinggal di dalam-Nya.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar