Senin, 15 Juli 2019

Renungan Katolik *Bahasa Kasih*
_Selasa,_ *16 Juli 2019*

Kel 2:1-15a
Mzm 69:3,14,30-31,33-34
Mat 11:20-24

*BERTOBAT DENGAN RENDAH HATI*

_Dan engkau Kapermaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati.  -- Mat 11:23_

Kapermanum adalah kota dimana Yesus banyak melakukan mukjizat. Membangkitkan anak perempuan Jairus, melepaskan orang kerasukan setan, menyembuhkan orang lumpuh, menyembuhkan hamba seorang Romawi. Namun, Yesus mengecam kota ini. Hal ini disebabkan karena banyak penduduk kota ini tidak bertobat.

Sekitar Tahun 1990, saya tertarik dengan lagu-lagu rohani. Saya fans berat salah seorang penyanyi muda ketika itu. Lagu-lagunya sungguh membuat hati saya damai dan sering saya putar sebelum membaca renungan harian. Beberapa tahun kemudian, saya tidak pernah mendengar beritanya lagi. Teman saya mengatakan kalau penyanyi itu telah bercerai dan menikah lagi dengan seorang aktris. Saya sangat terkejut, karena tidak menyangka. Bagi saya, ia adalah seorang pemuda yang sangat kuat imannya. Banyak orang kagum kepadanya. Namun, kini jatuh...karena seorang wanita (yang telah bersuami).

Sahabat yang terkasih, iblis selalu menggoda manusia dan berusaha sekuat tenaga agar kita berbuat dosa, terlebih kita sebagai anak-anak Allah. Salah satunya adalah dosa kesombongan, seperti merasa diri lebih baik, lebih suci, lebih beriman daripada orang lain. Lawanlah kesombongan dengan sikap rendah hati.

Selain Ekaristi, membaca Kitab Suci dan datang ke Sakramen Tobat, beberapa cara berikut dapat kita lakukan untuk memelihara kerendahan hati, seperti senantiasa bersyukur, murah hati, tidak mengejar pujian, dan terus memperbaiki diri. Ingatlah, roda kehidupan selalu berputar. (Yo)

_Sejauh mana saya mempraktekkan kerendahan hati?_

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar