#renungan
*PENEGUHAN DARI SURGA*
Sabtu 20 Jul 2019
_`Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan. [`] Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: `Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia` (Luk 9:29.35)_
Peristiwa Transfigurasi merupakan awal kisah sengsara Yesus. Selama ini Yesus telah berkotbah disertai banyak mujizat, tetapi Ia tahu bahwa bangsa Israel belum sepenuhnya bertobat. Sekalipun banyak mujizat dilakukanNya, bangsa-Nya tetap tidak yakin akan identitas-Nya sebagai Putera Allah.
Peristiwa Transfigurasi meneguhkan hati para murid yang tak lama kemudian harus menghadapi peristiwa kematian Yesus. Kehadiran Elia sebagai Bapa Para Nabi, dan Musa sebagai Bapa Orang Beriman, plus suara Allah Bapa sendiri menjadi saksi bahwa Yesus Kristus sungguh Putra Allah yang berkenan kepada Allah: `Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia `.
Kebahagiaan pengalaman Tabor menggambarkan kebahagiaan surgawi. Namun, jalan menuju kebahagiaan surgawi itu harus melalui peristiwa sengsara dan kematian. Iman kita seringkali goyah karena takut mengalami penderitaan. Sebagaimana Yesus berani meninggalkan puncak Tabor yang indah dan damai, serta pergi ke Yerusalem untuk menderita sengsara dan mati, kita pun dipanggil untuk bersaksi bahwa kebangkitan mulia dan kebahagiaan surga harus ditempuh lewat kurban. `Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita` (Rm 8:18), kata St. Paulus.
*_Fr. Dionysius, CSE_*
Sabtu 20 Jul 2019
Hari Raya Nabi Elia, Bapa & Pemimpin Ordo Karmel (O.Carm/P.Karm/CSE)
Kel 12:37-42; Mzm 136:1.23-24.10-12.13-15; Mat 12:14-21 atau; 1Raj 19:1-9.11-14; Mzm 15:1-2.5-6.8-11; 1Ptr 1:8-12; Luk 9:28-36 (ordo Karmel)
Sumber:
*Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"*
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar