Sabtu, 20 Juli 2019
Pekan Biasa XV
Kel. 12:37-42; Mzm. 136:1,23-24,10-12,13-15; Mat. 12:14-21.
Yesus mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana. (Mat 12,15)
Menghindari atau menyingkiri suatu masalah yang seharusnya dihatapi memang bukanlah pilihan yang baik. Namun, menghindar atau menyingkir ini kadang bisa mejadi pilihan yang tepat untuk kita lakukan ketika kita berhadapan dengan orang-orang yang memusuhi kita atau bermaksud jahat pada kita. Ada kalanya, sikap ini jauh lebih baik dibanding melawan secara fontral. Dan sikap inilah yang dipilih oleh Yesus berhadapan dengan kebencian dan permusuhan dari orang-orang Farisi dan para ahli Taurat. Ia sebenarnya punya kuasa untuk mewalan, bahkan menghacurkan mereka. Roh-roh jahat saja Ia tundukkan. Sikap yang sama dipilih oleh Tuhan Allah untuk menyelamatkan bangsa Israel. Ia tidak meminta bangsa Israel berperang melawan bangsa Mesir tetapi meminta dan menuntun mereka pergi menyingkir dari Mesir. Marilah kita mohon rahmat agar diberi keterampilan dan kebijaksaan untuk secara tepat menghindari dan menyingkiri orang-orang yang bermaksud tidak baik pada kita, lebih-lebih keterampilan untuk menghindari dan menyingkiri roh jahat yang ingin menjerumuskan kita ke dalam dosa.
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar