Senin, 29 Juli 2019

Selasa, 30 Juli 2019

*PANEN TERAKHIR*

*BACAAN*
*Kel 33:7-11; 34:5b-9.28* – “Tuhan bersabda kepada Musa dengan berhadapan muka”
*Mat 13:36-43* – “Seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman”

*RENUNGAN*
1.Yesus biasa mengajar para murid-Nya ketika berada di rumah (bacalah Mrk 7:17; 9:28; 10:10). Dalam kesempatan tersebut, Yesus melengkapi pengajaran-Nya dan membentuk mereka.

2.Perbedaan antara yang baik dan yang jahat tidak pernah hilang dari pandangan Allah. Allah tahu bagaimana perjuangan kita untuk membangun hidup yang baik, yang sering kesusupan yang jahat karena kelemahan-kelemahan kita.Dan Allah memberi ganjaran terhadap setiap perbuatan baik yang kita buat. Maka kita harus berjuang untuk selalu menjadikan diri kita tanah yang subur, di mana Allah menanamkan benih-benih kebaikan.

3.Sering kali kita tidak (mau) sadar bahwa kekuatan jahat atau dosa menguasai kita. Harus diingat bahwa Allah menghendaki kejahatan tetap ada, agar kita bisa memurnikan diri. Pada saat panen tiba, kejahatan akan diadili dan tidak lagi memiliki kekuatan. Jika kita menaburkan yang baik dan jika kita hidup dalam rahmat Allah, Ia akan membebaskan kita dari kuasa jahat untuk selama-lamanya. Jadi mulai sekarang kita bisa memilih pada saat panen terakhir nanti: apakah kita ingin berhadapan dengan kerahiman Allah atau berhadapan dengan pengadilan Allah?

4. Kita menuai apa yang kita tabur. Kalau kita ingin berhadapan dengan kerahiman Allah pada saat pengadilan terakhir nanti, maka harus menjadikan hidup kita tidak mabok dosa dan hidup dalam sukacita Allah. Seluruh usaha kita untuk hidup baik tidak pernah akan sia-sia, karena itulah yang dikehendaki Allah dan menyiapkan kita untuk sampai pada tujuan, yaitu hidup dalam kemuliaan Allah. Sudah siapkah aku?
🇮🇩berkat.id🇮🇩

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar