Kamis, 01 Agustus 2019

Jumat, 2 Agustus 2019

*KETIADAAN IMAN*

*BACAAN*
*Im 23:1.4-11.15-16.27.34b-37* – “Hari-hari Tuhan yang harus kamu rayakan dan kamu kuduskan”
*Mat 13:54-58* – “Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya. Karena ketidakpercayaan mereka itu, maka Yesus tidak mengerjakan banyak mujizat di situ”

*RENUNGAN*
1.Orang-orang Nasaret berpikir, mereka tahu segalanya tentang Yesus, karena Yesus hidup lama bersama mereka. Rupanya mereka tidak melihat sesuatu yang luar biasa tentang Yesus sebelum Ia memulai pelayanan-Nya. Mereka pikir, Yesus persis sama seperti orang-orang lain, sehingga ketika Ia mengajar dan membuat mujizat, mereka tidak percaya. Sama seperti kita. Dalam hidup kita sehari-hari, Yesus dan Firman-Nya kita anggap biasa-biasa saja, tidak ada istimewanya. Ketika kita membaca Firman atau misa di gereja, hati kita jarang tergerak untuk memiliki semangat baru, pertobatan, dan hidup baru. Dari kenyataan ini kita harus mengakui bahwa kita belum mengenal Yesus secara baik dan mendalam; hanya tahu permukaan saja, sehingga hidup kita tak pernah menjabdi baru dan hanya begitu-begitu saja.

2.Orang-orang Nasaret merasa bahwa Yesus tidak membawa sesuatu yang luar biasa. Ketika Gereja menantang kita dengan pengajaran-pengajarannya, misalnya tentang Ajaran Sosial Gereja, hidup berkeluarga, pentingnya menjadi saksi yang berani, kita banyak mengelak dengan alasan sibuk. Kita membiarkan suara kenabian Gereja hilang di dalam hati kita. Padahal Kristus punya rencana untuk kita melalui Firman dan Gereja-Nya agar kita menemukan kedalaman hidup. Dia memberi kesempatan kepada kita agar kehadiran-Nya membuat perubahan hidup yang mendalam. Tetapi kita tidak siap untuk berubah, karena hati kita beku, jarang tergerak oleh Sabda-sabda-Nya dan ibadat hanya rutinitas yang kurang/tidak kita maknai.

3.Mujizat apa yang Kristus ingin buat dalam hidupku? Kristus memiliki sebuah rencana untuk membuat hidupku saksi yang berkilau. Ia ingin agar aku mengisi hidupku dengan kesucian-Nya dan membantu aku untuk menjadi cahaya bagi orang lain. Apakah aku siap menanggapi kehendak Kristus ini dan selalu mengandalkan Dia? Apakah rohaniku benar-benar sudah kering dan berada dalam krisis iman? 🇮🇩MS🇮🇩

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar