Jumat, 23 Agustus 2019
Pekan Biasa XX
Rut. 1:1,3-6,14b-16,22; Mzm. 146:5-6,7,8-9a,9bc-10; Mat. 22:34-40.
"Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."
Selain 10 perintah Allah, bangsa Israel memiliki 613 aturan hidup harus mereka mengerti dan taati. 365 diantaranya dirumuskan secara secara negatif (jangan) dan dikaitkan dengan jumlah hari dalam setahun. Sementara yang 248 dirumuskan secara positif dan dikaitkan dengan jumlah organ tubuh manusia. Raja Daud meringkasnya menjadi 11 (Mzm 15), kemudian Nabi Yesaya meringkasnya kembali menjadi 6 (Yes 33,15-16). Nabi Mika meringkasnya kembali menjadi 3 (Mi 6,8). Sekarang giliran Yesus. Ia dicobai oleh seorang ahli Taurat: dari sekian banyak hukum dalam Kitab Taurat, manakah yang utama. Yesus menjawabnya berdasarkan Kitab Suci: Hukum utama yang pertama, yakni kasih kepada Allah didasarkan pada Ul 6,5; sedangkan hukum utama yang kedua, yakni kasih kepada sesama didasarkan pada Im 19,8. Cinta kasih kepada Allah harus utuh dan total, tidak boleh setengah-setengah. Itulah makanya dikatakan "dengan segenap": segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi. Sementara itu, cinta kepada sesama diukur dengan ukuran bagaimana kita mencintai diri sendiri. Keduanya, yakni kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama, merupakan satu kesatuan. Tidak bisa dipisahkan dan dipilih hanya salah satu. Sebab, "tidak mungkin mencintai Allah yang tidak kelihatan tanpa mencintai sesama yang kelihatan" (1 Yoh 4:20). Dengan kata lain, mengasihi sesama yang kelihatan adalah cara dan sarana yang paling utama bagi kita untuk mengasihi Tuhan yang tidak kelihatan. Sekarang bagaimana kita mengasihi sesama kita? Ukurannya adalah seperti kita mengasihi diri kita sendiri, kata Yesus. Kita pasti menginginkan, merencanakan, melakukan dan memberikan yang terbaik untuk diri kita sendiri, bukan? Maka, demikian pula: kita inginkan, kita rencanakan, kita lakukan dan kita berikan yang terbaik buat sesama kita. Dengan demikian, kita mengasihi sesama seperti diri kita sendiri. Kita ingat hukum emas yang juga diberikan oleh Yesus: "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka" (Mat 7,12).
--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)
Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:
Posting Komentar