Rabu, 14 Agustus 2019

Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 15 Agustus 2019

Bacaan: Kis 10:34
Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang."

Renungan:
  Suatu hari, di Jepang ada seorang pengemis yang berpakaian compang camping memasuki sebuah toko kue Manju yang mewah. Pelayan toko pun segera membungkus beberapa kue Manju dan berharap pengemis itu segera pergi. Pemilik toko yang melihat pengemis itu kemudian buru-buru keluar dan melayani pengemis itu. Dia mengambil bungkusan yang telah disiapkan oleh pelayannya dan memberikan bungkusan itu kepada pengemis tadi. Si pengemis kemudian menerima bungkusan itu dan memberikan uang pembayarannya. Pemilik toko itu kemudian menerimanya sambil membungkuk dan memberi hormat katanya, "Terima kasih atas kunjungan anda!"
  Setelah pengemis itu pergi, si pelayan bertanya kepada pemilik toko, "Mengapa tuan sendiri yang harus menyerahkan kepadanya, padahal Tuan selama ini tidak pernah melakukannya kepada pelanggan lain?" Tuannya pun menjawab, "Hampir semua pelanggan kita adalah orang kaya. Hari ini seorang pengemis yang datang membeli. Itu adalah suatu hal yang sangat bernilai baginya. Ia pasti dengan susah payah mengumpulkan uang untuk mendapatkannya. Oleh karena itu saya harus melayani tamu istimewa tersebut."
  Seringkali seseorang dianggap sebelah mata oleh orang lain hanya karena penampilan, status sosial dan materi. Hal ini pula yang dialami oleh para pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal yang menjadi penyakit masyarakat pada zaman Yesus. Namun demikian Yesus tidak pernah membedakan orang, bahkan Dia memang hadir bagi orang-orang yang berdosa agar mereka bertobat.
  Kita sadar bahwa diri kita mungkin tidak pantas untuk berjumpa dengan Tuhan. Namun bagaimanapun juga Tuhan rindu untuk kembali intim dengan kita bagaimanapun keadaan kita sekarang. Yang kita perlukan adalah kesungguhan hati untuk bertobat dan kembali ke jalanNya. Jika kita benar-benar mau menyerahkan diri kita kepadaNya dan berjanji untuk hidup taat kepadaNya, maka Tuhan juga akan memberkati dan menggunakan kita secara luar biasa untuk menjadi berkat bagi sesama. Tuhan memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, kuduskanlah diriku agar aku dapat Kau pakai untuk menjadi berkat bagi sesamaku dan senantiasa menyenangkan hatiMu. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristue

Tidak ada komentar:

Posting Komentar