Jumat, 30 Agustus 2019

Kencan Dengan Tuhan
Sabtu, 31 Agustus 2019

Bacaan: Matius 23:28 "Demikian jugalah kamu, di sebelah luar kamu tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan."

Renungan:
  Ada seorang pria yang membeli 9 potong ayam goreng di sebuah restoran. Ia membawa ayam goreng tersebut ke sebuah taman untuk dinikmati bersama kekasihnya. Ketika membuka bungkusan ayam goreng tersebut, ternyata isinya uang hasil penjualan ayam goreng sebesar 10 juta rupiah. Pemuda itu kemudian mengembalikan uang tersebut dan meminta ayam gorengnya sebagai gantinya. Pemilik restoran kagum atas kejujuran pria tersebut. Lalu ia menanyakan nama pria tersebut dan akan memanggil wartawan surat kabar dan stasiun televisi agar membuat cerita tentang pria jujur tersebut. Namun pemuda itu menolaknya dan berkata, "Kekasihku sedang menunggu. Aku hanya ingin ayam gorengku." Pemilik restoran tersebut bertambah kagum dengan pria itu, "Saya mohon beritahukanlah nama anda dan juga nama kekasih anda. Apakah dia istrimu?"  "Itulah masalahnya. Istriku sedang ada di rumah. Wanita yang bersamaku saat ini adalah kekasih gelapku. Sekarang berikan ayam gorengku agar aku segera dapat pergi dari sini dan menghindari publikasi yang tidak penting yang hendak kau buat itu."
  Mungkin kita tersenyum membaca kisah tersebut. Bukankah begitu mudah untuk terlihat baik di depan orang-orang yang tidak mengenal kita. Banyak di antara kita yang melakukan perbuatan baik di sana sini, pergi ke tempat ibadah, melayani Tuhan, berkata benar, bertindak baik dan semua orang mengira kita adalah sosok yang ideal, padahal jauh di lubuk hati kita terdalam, kita tidaklah sebenar dan sebaik yang orang katakan. Ada dosa yang masih kita simpan dan mungkin kita lakukan secara terus menerus. Yang terpenting adalah bukan yang tampak dari luar, karena bagian luar bisa dipoles agar tampak indah, namun yang jauh lebih penting adalah di dalam hati kita, yaitu kebenaran yang ada di dalam lubuk hati kita. Apakah hati nurani kita bersih, bebas, dan tidak menuduh kita?
  Marilah kita melakukan sesuatu bukan supaya orang lain kagum dan menyukai kita, lakukan segala sesuatu sesuai dengan kebenaran firman Tuhan supaya kita menjadi orang yang benar luar dan dalam. Tuhan memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, ampunilah aku karena aku hanya melakukan hal baik di hadapan sesamaku supaya aku dipuji dan disenangi banyak orang, padahal ada dosa besar di dalam hatiku yang aku sembunyikan selama ini yang membuat aku menderita karena suara hatiku selalu menuduh aku. Yesus, ampunilah aku lepaskan aku dari dosa .... aku ingin bebas dan merdeka. Amin. (Dod).

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar