Sabtu, 10 Agustus 2019

Minggu, 11 Agustus 2019
Minggu Biasa XIX
Keb. 18:6-9; Mzm. 33:1,12,18-19,20,22; Ibr. 11:1-2,8-19; Luk. 12:32-48.

"Di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada" (Luk 12,34)

Hati dan harta. Sama-sama diawali dengan huruf H. Yesus mengajak kita untuk menyatukan keduanya: menilai dan mengelola harta dengan hati. Dengan hati kita menilai harta mana yang layak kita perjuangkan dan kita jadikan sebagai nilai tertinggi. Bukan harta di bumi, meskipun kita memerlukannya, tetapi harta di sorga. Dengan hati pula kita menilai dan mempertimbangkan bahwa antara harta duniawi dan harga surgawi tidak perlu dipertentangkan secara ekstrim. Itulah pentingnya pengelolaan. Dengan hati kita menjadikan harta duniawi sebagai sarana untuk mengumpulkan harta surgawi. Harta duniawi adalah anugerah Tuhan yang dimaksudkan untuk menjamin kesejahteraan manusia, jiwa dan raga, rohani dan jasmani. Namun, kenyataannya kok tidak sama dan tidak merata. Ada orang yang berlebih tapi ada yang berkekurangan. Nah, sekali lagi, itulah pentingnya menilai dan mengelola harta dengan hati. Kita perlu menyadari bahwa harta yang ada pada kita dimaksudkan bukan hanya untuk kesejahteraan kita sendiri tetapi juga untuk kesejahteraan sesama. Maka berbagi merupakan salah satu cara untuk mengelola harta dengan hati. Tindakan berbagi inilah yang menurut hemat saya menyatukan antara harta duniawi dan harta surgawi. Dengan berbagi, kita mengelola harta duniawi untuk mengumpulkan harta surgawi.

--
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil 6,24-26)

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar