Sabtu, 17 Agustus 2019

Minggu, 18 Agustus 2019, HMB XX

*DATANG MEMBAWA PERTENTANGAN*

*BACAAN*
*Luk 12:49-53* – “Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai melainkan pertentangan”

*RENUNGAN*
1.“Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai melainkan pertentangan.” Kata-kata Yesus ini mengulangi nubuat nabi Mikha (Mik 7:6).   Pernyataan yang keras, radikal, dan menggoncang. Pernyataan Yesus ini berlawanan dengan apa yang ditulis Yohanes: “Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya” (Yoh 12:47). Terus piye?

2.Dengan baptisan kita sudah diselamkan di dalam Kristus. Dengan baptisan, kita diharapkan memiliki relasi dan persahabatan baru dengan Yesus. Hal tersebut tidak cukup jika kita hanya berdoa, ke gereja dan menerima sakramen, walau pun hal tersebut penting. Diselamkan di dalam Kristus berarti mengikuti Dia dengan mendengarkan, merenungkan, dan mentaati firman-Nya setiap hari. Hidup benar di dalam Kristus selalu membawa konflik dengan tren social, keinginan-keinginan orang lain, bahkan konflik itu bisa terjadi di dalam keluarga kita sendiri. Kita tidak mencari konflik. Kita hanya ingin menemukan dan melakukan rencana Allah.

3.Di hadapan Kristus, setiap orang harus memilih: menerima Kristus atau menolak Kristus. Kalau kita mencintai Allah, kita harus memilih siapa yang pertama dan utama dalam hidup kita. Murid sejati selalu mencintai Allah di atas yang lain, memberi kesetiaan hanya kepada Allah, dan selalu menyampaikan Damai Sejahtera. Bagi mereka yang menolak Kristus akan melawan pewartaan Damai Sejahtera ini. Perlawanan ini semakin meningkat dari waktu ke waktu. Jadi mengikuti Yesus tidaklah mudah.

4.Yesus membawa pertentangan hanya bagi orang yang menolak Kristus dan pewartaan-Nya. Bagi orang yang percaya kepada Kristus, Dia adalah pembawa damai. Hidup damai tidak mungkin dibangun dengan perkelahaian, berbantah-bantahan, dan kebencian. Damai yang ditawarkan Kristus harus kita bangun dengan sikap sopan santun, kelemahlembutan, belaskasih. Kalau semua orang sepakat untuk membawa damai, maka Kristus tidak akan membawa pertentangan, melainkan damai sejahtera.
🇮🇩MS🇮🇩

Salam Damai Kristus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar